sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Pengawas Pemilu Lapangan Harus Pahami Aturan

PPL EMAS
LANTIK: Tampak Ketua Panwaslu, Camat M Idrus, Ketua Panwalu Kecamatan Sarolangun poto bersama dengan PPL Kecamatan Sarolangun usai pelantikan. Poto:wahid

SAROLANGUN – Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) yang bertugas di setiap desa dan kelurahan dalam Kecamatan Sarolangun, secara serentak melaksanakan pelantikan, di Aula Kantor Camat Sarolangun, Sabtu kemarin (03/9).

Para PPL yang terdiri 9 Desa dan 6 Kelurahan dilantik oleh Ketua Panwascam Sarolangun Supriyadi, yang dihadiri oleh Ketua Panwaslu Kabupaten Rofiqoh Febrianti, SP, Camat Sarolangun Drs Muhammad Idrus, dan Kanit Intel Polsek Sarolangun.

Ketua Panwascam, Supriyadi mengatakan para PLL yang sudah dilantik, bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dengan memahami aturan dalam pelaksanaan Pilkada Sarolangun pada Februari 2017 mendatang.

“Jangan sampai ada PPL yang diberhentikan, karena hanya tidak mampu menjalankan tugas, kita harus berjalan sesuai dengan aturan, kita mengawasi pemilih, para calon, penyelenggran dan bahkan kita pun di awasi,’’ katanya.

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten, Rofiqoh Febrianti, meminta dalam waktu dekat ini agar pengawas fokus terhadap jumlah DPT pada Pilkada Sarolangun nanti. Salah satunya di kecamatan Sarolangun, yang memiliki jumlah DPT terbanyak dibandingkan kecamatan lainnya.

“Kehadiran kita untuk bermitra, bukan untuk mencari kesalahan apapun, mindset seperti ini harus dilakukan, sebab selama ini pengawas pemilu dianggap mencari kesalahan, itu salah, kita ini mitra kerja, agar tidak terjadi konflik,’’ sebutnya.

Berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Camat Sarolangun Muhammad Idrus, dengan dilantiknya para PPL di desa dan kelurahan, dirinya mengharapkan agar para PPL ini betul-betul bisa memahami aturan dalam pelaksanaan Pilkada serta Panwaslu. Menurutnya banyak kejadian, para pengawas ini memahami aturan setelah terjadi masalah.

“Jangan ketika masalah timbul baru memahami aturan, tapi pahamilah aturan terlebih dahulu. Kalau gesekan politik itu nantinya pasti ada, apalagi tipikal masyarakat di desa dan kelurahan pasti berbeda, tolong pahami aturan,’’ tukasnya.(Mg1)