sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Pelawan Geger, Mayat Tergantung di Pohon

TERGANTUNG: Tampak mayat korban yang terantung di pohon tak jauh dari rumahnya. Poto:wahid

Diduga Bunuh Diri, Keluarga Tolak Otopsi

SAROLANGUN-Masyarakat Dusun Suko Mulyo, Desa Pelawan, Kecamatan Pelawan, digegerkan dengan peristiwa penemuan Ijalmi (33) yang tewas setelah mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri di batang pohon yang sudah tua di belakang rumahnya.

Ijalmi ditemukan oleh anggota keluarganya, tepat di belakang rumah orang tuanya sendiri, pada Rabu sore (28/12) sekitar pukul 16.30 WIB.

Dari data yang dihimpun menyebutkan bahwa penemuan mayat tergantung berawal, pada saat Hasanah adik korban tengah menjemur pakaian. Tiba-tiba mencium bau busuk, dan saat dicari sumber bau, betapa terkejutnya saat melihat satu sosok mayat dalam posisi tergantung masih menggunakan baju kaos serta celana jeans.

Sontak saja temuan tersebut membuat dirinya terkejut sebab mayat yang tergantung mirip dengan kakanya yang sudah empat hari tidak pulang.

Penemuan jasad lelaki yang akrab disapa Ijal ini juga membuat gempar warga Pelawan dan sekitarnya. Masyarakat langsung berbondong-bondong kelokasi kejadian.

“Kami juga tidak menyangka jika korban mengahiri hidup dengan cara tragis,sebab di perkirakan sehari tidak pulang sudah mengakhiri hidup, dan pas empat hari baru di temukan,” kata salah satu warga.

Menurut keterangan Camat Pelawan, Syamsurizal, saat dikonfirmasi harian ini menyebutkan, korban sudah beberapa hari dicari oleh pihak keluarga karena tidak pulang ke rumah.

“Ya, tadi sore ada warga kita yang ditemukan dengan kondisi tergantung, di belakang rumah,’’ katanya.

Ia menyebutkan, setelah ditemukan tewas gantung diri, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah sakit. Ia belum tahu pasti apa penyebab korban harus melakukan perbuatan yang dilarang tersebut, ada dugaan korban mengalami stres.

“Korban sedikit mengalami gangguan sedikit, memang banyak dikenal kurang sehat dan mengalami gangguan jiwa,’’ sebutnya.

Ia berharap pihak keluarga harus tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini.

“Mungkin besok (hari ini, red) baru akan dimakamkan,’’ tandasnya.

Terpisah Kasatreskrim Polres Sarolangun AKP Suhartono, membenarkan penemuan mayat di Desa Pelawan dan sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara.

“Memang benar ada temuan mayat gantung diri di desa Pelawan Bedeng, dan posisi mayat tergantung pada batang rambutan, namun setelah olah TKP murni gantung diri pihak keluarga juga sudah menerima dan tidak mau untuk diotopsi,” ungkap Kasat.(so31)