sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

PDAM Putus 700 Pelanggan Nakal

SAROLANGUN–Selama tahun 2016 yang lalu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun mencatat sebanyak 700 pelanggan terpaksa dilakukan pemutusan. Hal itu bertujuan untuk melakukan penertiban bagi pelanggan yang enggan membayar iuran bulanan dan juga yang sengaja melakukan penyambungan secara illegal, atau illegal connection.

Direktur PDAM Sarolangun, Syargawi, baru-baru ini saat dikonfirmasi harian ini mengatakan, saat ini ada 8.482 pelanggan yang masih aktif, dan itu berjalan dengan lancar. Sementara 700 pelanggan menunggak bahkan ada yang sudah sampai bertahun-tahun tidak melakukan pembayaran.

“8.482 aktif sampai bulan Januari ini, yang kita putus ada 700 SR (sambungan rumahtangga). Rata-rata pelanggan dak mau bayar, nunggak sampai dua tahun, dengan alasan tidak ada duit. Ada juga illegal connection,’’ katanya.

Ia juga menjelaskan, jumlah besaran uang yang menunggak dari ratusan pelanggan tersebut jika ditotalkan mencapai 1,5 Milyar rupiah, sehingga membuat managemen PDAM Sarolangun mengalami kerugian besar.

“Tunggakan jika kita totalkan sampai milyaran rupiah, ini yang harus kita tekan agar tidak terjadi lagi ke depannya,’’ jelasnya.

Selain itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat Sarolangun, agar kelangsungan dan kelancaran proses distribusi air bersih, agar masyarakat mengikuti aturan yang telah disepakati sebelumnya, saat hendak mau melakukan penyambungan air PDAM. Agar memang ke depannya, tidak ada lagi yang mengalami tunggakan.

“Kita akan terus komitmen untuk memajukan PDAM ini, kalau bias kita lakukan selama 24 jam, namun saat ini masih 12 jam, dan itu tentunya perlu dukungan masyarakat,’’ tandasnya.(so31)