sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

PAW Gerindra dan PDIP Belum di Proses

derindra pdipSAROLANGUN-Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPRD Sarolangun kemungkinan kembali bertambah. Saat ini tercatat ada dua Partai yang akan mengajukan proses PAW terhadap anggotanya.

Belum lama ini Partai Gerindra, sebab anggota DPRD asal partai tersebut atas nama H Duya meninggal dunia. Menyusul terbaru partai PDIP lantaran anggota sebelumnya H M Syaihu tersandung kasus narkoba.

Terkait proses PAW tersebut, hingga kini belum ada salah satu yang sudah selesai proses PAW nya termasuk partai Gerindra yang sudah kosong sejak beberapa bulan lalu.

Ketua KPU Kabupaten Sarolangun Ahyar dikonfirmasikan mengenai pergantian antar waktu anggota DPRD Kabupaten Sarolangun mengakui belum ada partai yang mengajukan.

“Belum ada. Biasanya dari DPRD yang menyurati kita,”kata Ahyar.

Prosesnya, sebut Ahyar dari partai mengajukan ke DPRD yang kemudian menyurati KPUD.

“Nanti DPRD meminta perolehan suara terbanyak dari yang di PAW,’’ tambah Ahyar.

Diakuinya, kini di Kabupaten Sarolangun dua partai yang dikabarkan akan melakukan PAW yakni partai Gerindra dan PDI-P.

“Kalau dari gerindra suara terbanyak dari almarhum H Duya yakni Abdul Basit dan PDI-P yakni Asep,” terang Ahyar.

Sementara itu, Ketua BK DPRD Kabupaten Sardaini, dikonfirmasikan juga mengakui belum ada yang diproses sampai saat ini.

“Kalau PAW itu tergantung partai yang mengajukannya,” kata Sadaini.

Ditempat terpisah Sekjen Partai Gerindra, Afateh dikonfirmasikan, mengatakan, untuk proses PAW alhamarhum H Duya, memang saat ini belum selesai dilaksanakan. Surat PAW nya memang sudah diajukan ke DPRD Sarolangun namun masih terganjal.

“Belum selesai, prosesnya terganjal karena saat ini partai Gerindra Sarolangun masih belum miliki ketua DPC depenitif,” kata Afateh.

Kalau menurut suara terbanyak dibawah almarhum H Duya, kata Afateh atas namah Abdul Basit dari Dapil I.

“Surat pengajuan untuk menetapkan ketua Gerindra Sarolangun defenitif sudah disampaikan ke DPP namun belum juga turun, kita masih menunggu SK tersebut baru proses PAW bisa jalan,” pungkasnya.(so9)