sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Pasca Sidak, Manajemen RSUD Raden Mattaher Minta Maaf

Pihak manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi menggelar jumpa pers. Photo : mardiyansah

JAMBI – Terkait sidak beberapa waktu yang lalu yang dilakukan oleh Gubernur Jambi Zumi Zola, pada 23 Januari pukul 00.00 wib Jumat dini hari di RSUD Raden Mattaher Jambi, pagi kemarin pihak RSUD Raden Mattaher Jambi menggelar konferensi pers, sekitar pukul 09.00 wib.

Dalam kata sambutan Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi drg. Iwan Hendrawan mengatakan pihaknya meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Provinsi Jambi atas kejadian tersebut, dan pihaknya menyadari pelayanan yang diberikan belum sepenuhnya memuaskan. “Pelayanan kedepannya akan kita optimalkan,” ujarnya.

Iwan Hendrawan juga menambahkan permohonan maaf kepada tenaga kesehatan yang ikut terpojokkan atas kejadian khususnya profesi perawat.

Iwan menghimbau agar segala bentuk hujatan dan pernyataan yang bersifat ujaran kebencian kepada semua pihak agar dihentikan.

“Beri kesempatan kepada kami untuk bekerja lebih baik, dan kita akan lebih mengoptimalkan pelayanan,” ungkapnya.

Lanjutnya, semoga dengan kejadian ini mereka dapat mengambil hikmahnya demi kebaikan seluruh masyarakat Jambi.

Sementara itu terkait dengan karyawan RSUD Raden Mattaher yang terkena SP III yang berjumlah 13 nama, drg Iwan sudah memanggil mereka satu persatu dan itu sedang diproses karena tidak semuanya yang sedang tidur saat jam kerja.

” Secara aturannya kita sedang proses, dan sanksi sudah kita proses dari 13 orang itu bukan berarti salah semua, ada yang bangun tapi namanya dicatat, kita ada investigasi kita lihat kesalahannya dan kita akan layangkan surat peringatan sesuai dengan tingkat kesalahannya,” pungkasnya. (mar)