sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Panti Asuhan Ahmad Muzili Thehok Terbakar

Photo Kebakaran (jambi)
KEBAKARAN : Tampak puing kebakaran yang melanda Panti Asuhan Ahmad Muzili Thehok, kemarin siang. Photo : ,ardyansah

JAMBI – Kali ini kebakaran terjadi di daerah jalan Jendral Sudirman lorong Ranjang Thehok. Kebakaran menimpa salah satu panti asuhan Ahmad Muzili ini terjadi pukul 12.15 wib siang, kemarin.

Kebakaran yang menghanguskan asrama putri dan dapur ini terjadi begitu cepat. Menurut saksi mata yang merupakan salah seorang penghuni panti asuhan bernama Rodi (14), siswa MTS Tarbiyah Islamiyah ini mengaku saat itu ia dan beberapa orang temannya sedang berada di dalam asrama.

“Kami lagi duduk di dalam asrama tiba tiba bagian atas itu terbakar dan kami langsung lari keluar memanggil pengurus panti,” ujarnya.

Dalam kejadian ini A Ridwan Kepala BPBD Kota Jambi mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 siang.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 tadi dan api berasal dari atas dek, diduga konsleting listrik yang menimbulkan percikan api dan menyebabkan kebakaran di panti asuhan ini,” jelasnya.

Ridwan juga mengatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

“Untuk korban jiwa dan korban luka luka tidak ada dan jumlah kerugiannya pun kita belum tahu karena api baru saja di padamkan, kita menurunkan 6 unit mobil pemadam dan kita juga di bantu oleh Damkar Jambi Selatan. Berkat kerja sama warga yang membantu kita akhirnya api dapat kita padamkan selama 45 menit,” ucapnya.

Sedangkan Ahmad Muzili ketua dan pemilik panti asuhan Rifahiyatul Bilad ini menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di luar.

“Kondisi sedang sepi, yang ada di panti waktu itu hanya beberapa orang anak karena mereka belum bisa bersekolah, sedangkan sisanya sedang di sekolah karena kan mereka mulai masuk sekolah hari ke 2, kita disini ada 45 orang anak yang tinggal dan yang terbakar itu asrama putri,” ujarnya.

“Api dari atas dek dan diduga konsleting listrik karena dari pagi tadi amper listrik itu tidak hidup. Penghuni anak anak berumur 8 tahun hingga 16 tahun. Kerugian di perkirakan hampir 100 juta tapi alhamdulilah tidak ada yang terluka baik itu dari pengurus maupun dari anak anak kita yang berada disini,” lanjutnya. (mar)