sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Oknum Honorer Sarolangun Tersandung Narkoba

Tampak ke dua tersangka penyalahgunaan Narkoba saat di periksa di Mapolres Sarolangun: Photo: Aji

SAROLANGUN-Jajaran Satres Narkoba Polres Sarolangun kembali menangkap pelaku yang diduga pengguna Narkoba, Senin (23/10) yang lalu. Dimana penangkapan itu bukan hanya satu orang, kali ini dua orang pelaku berhasil ditangkap aparat, dimana salah satunya bekerja sebagai tenaga

Dari data yang didapatkan harian ini, Selasa (24/10) kemarin, ke dua pelaku tersebut yakni Ravi Kiswari Bin Husin (22), Warga Desa Rantau Tenang, Kecamatan Pelawan, yang bekerja sebagai honorer dan Rundi Bin Badrun (30) warga Kelurahan Suka Sari, Kecamatan Sarolangun.

Penangkapan itu dilakukan Senin lalu sekitar pukul 22.00 WIB. Awalnya Satresnarkoba Polres Sarolangun mendapatkan informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan terkait adanya dugaan penyalahgunaan Narkoba.

Alhasil, aparat mengamankan seorang diduga pelaku tindak pidana Narkotika bernama Ravi Kaswari bin M. Husin di depan toko di Desa Rantau Tenang Kecamatan Pelawan.

Pelaku saat ditangkap petugas sempat melemparkan satu klip plastik kecil diduga berisikan narkotia jenis shabu ke arah belakang tempat duduk pelaku.

Setelah itu, diamankan kemudian dipanggil saksi-saksi dan dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan tersangka mengakui membuang 1 (satu) klip plastik yang berisikan narkotika jenis shabu.

Bukan hanya itu saja, aparat juga melakukan pengembangan dari tersangka Ravi, dan kemudian berhasil menangkap tersangka lainnya berita bernama Rundi. Kemudian  bersama pelaku dan juga barang buktinya untuk dibawa ke Polres Sarolangun guna proses lebih lanjut.

“Benar, kita mengamankan dua orang pelaku yang diduga pengguna narkoba jenis shabu, yang ditangkap di dua tempat berbeda,” kata Kapolres AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, melalui Kabag Ops Kompol Agus Saleh.

Dari penangkapan itu, lanjut Kabag Ops, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, 1 (satu) klip plastik yang di dalamnya berisi serbuk kristal putih bening diduga narkotika shabu. Satu buah hp lipat merek strawberry, dan 1 (satu) buah HP merek Oppo.

“Ke dua tersangka akan dikenakan sanksi sesuai Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009  dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun
dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah),” pungkasnya.(so31)