sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

OALLAH…Kisruh Pilkades DI Sarolangun Belum Berakhir Juga

PILKADES UTAMA
DIALOG: Pj Bupati Sarolangun Arief Munandar, SE, saat menerima perwakilan masyarakat Lubuk Kepayang. Poto:hamzah

SAROLANGUN-Pasca pemilihan Kepala Desa Serentak beberapa waktu lalu, masih menyisakan sejumlah permasalahan, kali ini datang dari warga Desa Lubuk Kepayang Kecamatan Air Hitam, yang sengaja mendatangi Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar SE untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi di desanya.

Setelah melakukan orasi di gerbang Kantor Bupati Sarolangun, akhirnya perwakilan masyarakat diterima langsung oleh Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar SE di ruang kerjanya kemarin (3/8).

Habi salah satu perwakilan masyarakat menyampaikan keinginan pada Pj Bupati Sarolangun Arief Munandar SE untuk membatalkan SK Kades Lubuk Kepayang atas nama H Yadi yang baru dilantik beberapa minggu yang lalu, karena dianggap ada permasalahan saat proses pencalonan yang lalu.

Masalah tersebut adalah menyangkut persyaratan yang harus dilengkapi calon kades, namun belakangan diketahui legalitas ijazah yang bersangkutan diragukan pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun, sehingga legalisir yang sudah terlanjut diberikan ditarik kembali.

“Artinya kalau legalisir tersebut dicabut, salah satu syarat tidak terpenuhi, dan otomatis syarat yang sudah dimasukkan tidak berlaku,”ujar Habi sembari menunjukkan surat dari Diknas Sarolangun tersebut.

Degan kondisi tersebut, Habi meminta pada Pj Bupati Sarolangun untuk membatalkan SK yang sudah ada, serta mengangkat suara terbanyak di bawah yang bersangkutan untuk menduduki kursi definitif Kepala Desa Lubuk Kepayang.

Bukan hanya itu, sejumlah keluhan masyarakat terhadap kepala desanya juga disampaikan pada Pj Bupati, seperti penyaluran raskin dan bedrum yang tidak tepat sasaran, dan keterlibatan BPD dalam memborong proyek pembangunan.

”Selain itu saya sampaikan masak ada PNS yang dapat jatah bedrum dan jatah ternak sapi,”sesalnya.

Oleh karena itu, Habi berharap pada Pemkab Sarolangun untuk menyelesaikan masalah itu secepatnya, sehingga bisa memberi kenyamanan pada masyarakat Desa Lubuk Kepayang.

“Kami sengaja menunggu Pj Bupati, sebab harapan kami sangat besar pada bapak,”harapnya.

Menyikapi hal tersebut, Pj Bupati Sarolangun Arief Munandar  SE mengaku siap menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan koridor hukum, apakah memang terbukti yang bersangkutan menggunakan ijazah palsu atau tidak, jika terbukti pasti akan ada sanksinya, begitupun aturan hukum yang membenarkan calon terbanyak dua menduduki posisi kades.

“Nanti akan saya bentuk tim untuk mengkaji ini, Insyaallah saya berpegang pada aturan hukum,”ujar Arief Munandar.(so10)