sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Nasib Guru Honor di Sarolangun Masih Menggantung

SAROLANGUN-Dialihkannya guru SMA dan SMK menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi Jambi menimbulkan masalah bagi guru yang berstatus honorer daerah maupun tenaga kontrak daerah di Kabupaten Sarolangun.

Kepala BKPPD Kabupaten Sarolangun melalui Kabid Mutasi Pegawai, Debi Gusmahardi, menyampaikan, mulai awal bulan ini, beberapa instansi akan ditarik menjadi pegawai provinsi, juga termasuk guru SMA dan SMK. Dengan kondisi tersebut yang menjadi kendala saat ini adalah status tenaga honorer daerah guru SMA dan SMK.

‘’Untuk Sarolangun hampir dua ratusan tenaga Honda yang mengajar menjadi guru SMA dan SMK,’’jelasnya.

Dalam permasalahan tersebut pihak Pemda Sarolangun akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi.

‘’Dengan adanya kordinasi tersebut akan menemukan solusi,’’jelasnya.(so4)