sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Masyarakat Klaim PT LSP tak Layak Operasi

suoratmanSAROLANGUN–Permasalahan keberadaan Pabrik Kelapa Sawit di Kelurahan Limbur Tembesi, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, terus meluber kemana-mana, dan masyarakat Bhatin VIII pun mengkalim bahwa Pabrik tersebut tidak layak Operasi.

Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Supratman yang juga tokoh masyarakat Bathin VIII, secara terang terangan menyebutkan, bahwa laporan yang masuk kepada pihaknya, berdasarkan pantauan kami, kata Supratman, dan menindak lanjuti laporan masyarakat, Pabrik Sawit PT LSP tidak layak beroperasi.

“Perusahaan ini tidak memiliki kebun, karna perusahaan ini, semula izin kebun dan dalam proses penggarapan kebun dengan pola yang di buat oleh perusahaan kemitraan belum tuntas, telah diterbitkan izin baru yaitu izin pabrik sehingga masyarakat terlantar,”kata Supratman.

Lanjutnya, untuk jaminan suply bahan baku, tidak mengutamakan buah petani sekitarnya, bahkan beli buah dari daerah kabupaten lain, yaitu dari Merangin dan luar provinsi yaitu Sumsel Muratara bahkan Provinsi Sumbar dan Bengkulu tentu bertentangan dengan IUP.

“Belum lagi limbah yang meluber kemana mana, selain ke kebun penduduk, limbah juga sudah mencemari anak sungai, dengan demikian banyak hal yang mesti kita benahi setiap keberadaan perusahaan baik perkebunan, PKS, Pertambangan, harus kita benahi agar keberadaan perusahaan mendapat manfaat untuk masyarakat,”katanya.

Supratman juga memperingati kepada Pemkab, agar setiap pemberian izin harus dapat memberikan semacam persyaratan yang mengikat, untuk memberdayakan petani setempat, memperhatikan CSR, membuka lapangan kerja untuk masyarakat lokal.

“Masalah ini akan saya bawa ke Pandangan Fraksi di Paripunra nantinya, kita akan desak Pemkab Sarolangun, kita berharap untuk ditindak lanjuti dan jika diharuskan agar ditutup sementara untuk bahan evaluasi dan perbaikan, karena ini akan berdampak polemik pada masyarakat jika tidak segera dibenahi dan ditindak lanjuti,”pungkas Supratman.(so9)