sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Maryadi Syarif Pimpin MUI Sarolangun

PENGURUS BARU: Tampak H Maryadi Syarif (tengah, red) bersama sejumlah pengurus MUI Sarolangun periode 2017-2022. Poto:ist

SAROLANGUN-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sarolangun dibawah kepemimpinan DR H Maryadi Syarif MPd berkomitmen melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap syariah di bumi sepucuk adat serumpun pseko.

Menurut akademisi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Syaifuddin Jambi tersebut, sampai saat ini pihaknya masih saja mendengar adanya aliran Ahamadiyah di Kecamatan Singkut, sehingga hal tersebut menjadi salah satu titik pantau MUI kedepannya.

Selain masalah akidah umat tambah Maryadi, masalah ibadah dan muamalah menjadi fokus pengawasan dan pembinaanya.

”Tugas MUI ini berat, kita harus mengawal syariah, akidah umat, jangan sampai lari dari kaidah Islam yang berdasarkan Al-Qur’an, Hadist dan ima’ ulama,” terang mantan Bupati Sarolangun tersebut.

Lebih jauh Maryadi menjelaskan, kedepan pihaknya akan membuat pelatihan terhadap penyelenggaraan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan dan proses penguburan, untuk dijadikan pengkaderan.

“Kita takutnya habis kami yang tua-tua ini tidak ada lagi anak muda yang bisa menyelenggarakan jenazah, bahkan ada yang takut memandikan orang tuanya sendiri, tentu sangat disayangkan,”jelasnya lagi.

Disinggung bagai mana dengan da’i yang ada di Sarolangun, mantan Kepala Kemenag Kota Jambi tersebut juga siap mengentrol isi ceramah pada da’i Pemkab maupun masyarakat lainnya.

“Termasuk Khotib, Imam Masjid dan kegiatan keagaman lainnya, walaupun sebagian bukan kewenangan kita, tetap dilakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Kemenag,”tandasnya.

Seperti diketahui H Maryadi Syarif baru saja terpilih menjadi Ketua MUI Kabupaten Sarolangun periode 2017-2022 menggantikan Prof DR HM Suhar, M Ag. H Maryadi Syarif terpilih dalam Musda ke III MUI Kabupaten Sarolangun yang digelar 21 November 2017 di Aula Bappeda Kabupaten Sarolangun.(so10)