sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Mantan Kepsek Dituding Tilep Gaji Guru PNS Selama Tiga Tahun

Dilanjutkannya, yang lebih membuatnya kecewa, ketika ia menanyakan Kepada kepala KUPPK Jaluko, mengenai apakah benar gaji nya itu terus di cairkan oleh bendahara sekolah SDN 33, meskipun dijawab iya kepadanya, tapi menurut Kepala KUPPK, Kepsek SDN 33 mengatakan, bahwa alasan kenapa terus dicairkan gaji saya.

“Karna saya gila, kata Kepsek SDN 33, sebut kepala KUPPK Jaluko kepada saya,” terang Nuri.

Meskipun, kejadian tersebut sudah pernah ia laporkan kepada Dinas Pendidikan, Kabupaten Muarojambi. Toh nyatanya sampai kini tidak pernah ada tindak lanjut mengenai permasalahannya tersebut dari Dinas PDK Muarojambi.

” Mengenai pelaporan itu sudah lama sekali sudah saya laporkan, tetapi tidak juga ada solusi dari Dinas PDK Muarojambi. Jadi, saya sudah patah arang dibuatnya,” keluhnya.

Sementara itu, Amrina, mantan Kepsek SDN 33 Penyengat Olak ketika diwawancarai via telepon Selasa (29/8) kemarin, terkait tudingan tersebut, membenarkan bahwa gaji guru tersebut ada padanya. Selama dua tahun setengah ketika ia menjabat sebagai Kepsek SDN 33, bukan tiga tahun.

“Alasan saya sampai menahan gaji tersebut dikarnakan, ia tidak pernah masuk, saya juga bingung akan memberikan kepada siapa gaji tersebut, tidak mungkin saya berikan kepada Ibu Rina, yang jelas tidak pernah masuk, jadi saya tahan saja dulu,” Alasan Kepsek.

Diteruskannya, tidak benar bila Ibu Rina menuduh saya sudah menggelapkan uang gaji nya tersebut, karena uang gajinya ada sama ia, tapi kan untuk ibu Rina bisa mengambilnya, tetapi harus melalui prosedur. Contohnya, ia harus menghadap dulu ke Badan Kepegawaian Daerah, mengenai ketidak hadiran beliau selama ini.

“Bila ada putusan dari BKD harus di bayarkan, gajinya tersebut, akan kita bayarkan. dan bila memang harus dikembalikan ke negara gaji tersebut akan saya kembalikan ke Negara,  kenapa harus saya tahan-tahan,” kilahnya. (So28)