sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Mahasiswa Galang 1.000 Tandatangan Tolak PETI

GMS galang seribu tandatangan sebagai bentuk solidaritas penolakan PETI. Poto:wahid

SAROLANGUN-Menarik, di moment karnaval pawai pembangunan yang digelar oleh Pemkab Sarolangun Sabtu lalu (19/08), puluhan mahasiswa yang berasal dari Organisasi Gerakan Mahasiswa Sarolangun (GMS) menggelar penggalangan tandatangan masyarakat sebagai bentuk penolakan terhadap Aktivitas PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin).

Menurut Hendri Syahputra Ketua GMS, bahwa gelaran seribu tandatangan itu merupakan bentuk keprihatinan terhadap rusaknya lingkungan yang berdampak pada muramnya nasib dan masa depan generasi Sarolangun kedepannya.

Menurutnya, saat ini Kabupaten Sarolangun belum merdeka dari jajahan aktivias PETI yang dilakukan oleh Oknum yang tidak bertanggungjawab.

Kami dari GMS menyatakan Sarolangun belum merdeka, dari aktivitas PETI, saat ini PETI malah makin marak disejumlah wilayah, dan aksi kita hari ini merupakan bagian rasa prihatin kita terhadap rusaknya lingkungan akibat di jajah oleh PETI,” katanya.

Dia menyebutkan, menjamurnya aksi PETI di Sarolangun tidak terlepas dari kepentingan oknum yang sengaja ingin memperkaya diri sendiri sehingga masyarakat luas yang tidak berdosa menjadi korban.

“Sangat banyak dampak dari aktivitas ilegal ini, pertama lingkungan, ancaman bahaya Mercury, kesehatan, ekonomi, dan tidak sedikit eksodus masyarakat masuk ke Sarolangun, peredaran Narkoba juga demikian, jaringan peredaran minyak ilegal, intinya banyak mudhorat dari pada manfaat,” jelasnya.

Sementara itu Hadrel Waled, selaku Ketua Bidang Advokasi HAM dan Kebijakan Publik juga menyampaikan hal yang sama, dia meminta agar masalah tersebut segera disikapi.

“Iya, harapan kita dengan adanya gerakan ini, bisa menggugah semua pihak terkait masalah ini,” katanya.

Dari aksi penggalangan tandatangan itu, terlihat masyarakat berbondong-bondong menghampiri mahasiswa untuk menandatangani kain putih sepanjang lima meter.

‘’Besok senin kami akan turun aksi damai menyerahkan tanda tangan ini kapada Bupati, Kapolres, Dandim dilanjutkan dengan memainkan aksi teaterikalnya,” tandasnya.(so31)