sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Mahasiswa Demo di Dedung DPRD Pertanyakan Realisasi Janji Bupati

DEMO : Mahasiswa saat demo di gedung DPRD, Kerinci, kemarin. Photo : ardi

KERINCI – Dalam rangka Memperingati hari jadi Kabupaten Kerinci ke- 59 Tahun, diwarnai unjukrasa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kerinci dan Sungai Penuh, didepan kantor DPRD Kabupaten Kerinci, Kamis (09/11).

Tuntutan Pengunjukrasa yang disampaikan oleh Korlap aksi dalam orasinya mengungkapkan, mereka meminta Bupati Adirozal merealisasikan terhadap janji – janji kampanye, yang dilihat bentuk nyatanya. Pertama, pemekaran Kerinci Hilir, yang sampai saat ini tidak ada kejelasannya. Kedua, pembangunan yang merata .

Ketiga pemberdayaan wisata, yang saat ini bukannya lebih baik malah lebih hancur dari sebelumnya. Keempat, waterboom KM 10 Kayu Aro, bahkan tidak dalam program KLB selama menjabat dan kelima, tidak boros anggaran, tapi nyatanya dengan pembelian mobil Dinas baru saat mobil Dinas periode sebelumnya masih sangat layak untuk digunakan, itu adalah suatu bentuk pemborosan anggaran.

“Pertama, kami meminta Bapak Bupati memberikan realisasi terhadap janji – janji kampanyenya. Kedua, meminta kejelasan mengenai perkembangan kasus galian C, yang sampai saat ini masih beroperasi, padahal sudah jelas merusak lingkungan seperti banding beberapa waktu lalu. Ketiga, mega proyek komplek  perkantoran Bukit tengah, sampai saat ini belum ditempati, dan akhirnya fasilitas dan sarana prasarana sudah banyak rusak, bahkan bukit Tengah tempat mesum anak – anak muda.

Keempat, adanya indikasi proyek kerinci diatur orang dekat pak Adirozal. Kelima, PUPR juga dinilai gagal menjalankan fungsinya, karena banyak proyek dinilai asal jadi tapi tidak ada tindak lanjut, sehingga kami berasumsi didalam kuat dugaan Pungli. Dan Keenam, proyek pasar Hiang yang nilainya mencapai 10 M, kami menilai proses administrasi proyek tersebut sudah menyalahi aturan dan bahkan sampai pada proses pengerjaannya,” terang Korlap aksi

Ia menambahkan, kami menilai Bupati Adirozal dengan slogan Kerinci Lebih Baik  (KLB) dinilai gagal mewujudkannya.

“Sama – sama kita ketahui, bahwa Kerinci dibawah kepemimpinan Bupati Adirozal dinilai gagal mewujudkan Kerinci Lebih Baik,” tambah Korlap aksi. (So15)