sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Lukman: Laporkan Jika ada Sekolah Nakal

ploncoan
Ilustrasi

SAROLANGUN-Sejak ada larangan adanya perpeloncoan bagi siswa baru yang mau masuk SLTP maupun SLTA oleh Kementerian Pendidikan RI, jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun membuka kesempatan pada masyarakat untuk mengawasi sekolah-sekolah yang mengangkangi kebijakan tersebut dan tetap melakukan perpeloncoan saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) atau yang disebut masa pengenalan sekolah.

H Lukman MPd Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun pada media ini kemarin mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima informasi adanya kegiatan perpeloncoan yang dilakukan guru atau kakak kelas terhadap siswa baru.

“Hari ini (kemarin, red) merupakan hari terakhir kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, dan kita lihat masih berjalan sesuai dengan aturan,”ujar Lukman.

Dijelaskannya, berdasarkan pengamatannya di lapangan, para siswa diberi tugas tidak lain untuk mengenal kondisi lingkungan sekolah, kebersihan dan tatatertib sekolah.

“Saya lihat disuruh membawa sapu dan tong sampah, artinya untuk meningkatkan kebersihan di lingkungan sekolah, disamping itu ada juga yang membawa bunga, tamanam hias, dan pupuk kandang, itu untuk mempercantik lingkungan sekolah, dan tentu masih dalam koridor yang wajar,”tambahnya.

Lebih jauh Lukman memaparkan, hal tersebut diatas juga tidak harus membutuhkan biaya yang besar.

”Dari awal sudah kita ingatkan jangan ada unsur pemubaziran dalam pengenalan siswa, dan itu saya lihat semuanya bermanfaat, baik untuk individu siswa itu sendiri maupun sekolah,”terangnya lagi.

Meskipun demikian, dirinya juga menghimbau pada masyarakat untuk selalu memantau dan melaporkan jika memang menemukan adanya perpeloncoan dan pemubaziran oleh pihak sekolah terhadap anak peserta didik baru.

“Lapor kita, siapa tahu lepas dari pantauan kita ada sekolah yang nakal,”tandasnya.(so10)