sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Lima Tahun Memimpin Sarolangun, CE Berhasil Benahi Infrastruktur

ce-utama-advertorial
MERAKYAT: Tampak Cek Endra saat turun ke salah satu desa ketika menjabat sebagai Bupati Sarolangun. Poto:ist

SAROLANGUN-Melihat Sarolangun lima tahun kebelakang mulai diawal kepemimpinan Drs H Cek Endra sebagai Bupati Sarolangun dan Wakilnya Drs H Pahrul Rozi. Tepatnya tahun 2011, panjang jalan Kabupaten Sarolangun cuma 1.136,03 KM hanya dalam kurun waktu 3 tahun jalan bertambah menjadi 1.167,84 KM, artinya jalan umum bertambah 31 KM.

Jalan dengan kondisi baik juga pada tahun 2011 hanya 292,65, di tahun 2014 dengan fokusnya APBD ke infrastruktur jalan dengan kondisi baik bertambah menjadi 359,71 KM,

Sementara itu untuk pembangunan irigasi pertanian yang selama ini selalu menimbulkan konflik di masyatakat, H Cek Endra menjadikan pembangunan irigasi sebagai point utama selain jalan. Diawal Kepemimpinannya, panjang irigasi hanya 304, 50 KM, dua tahun setelah itu tepatnya di 2013 panjang irigasi menjadi 306,10 KM. Begitu juga dengan irigasi sekunder, di tahun 2011 hanya 229,60 KM kemudian bertambah di 2013 menjadi 229,57 KM.

Pembangunan infrastruktur jembatan juga tak luput dari perhatian Cek Endra. Karena jembatan khususnya jembatan gantung merupakan sarana transportasi yang akan sangat membawa dampak positif untuk perkembangan Sarolangun, penunjang urat nadi pertumbuhan ekonomi di masyarakat.

Diawal pemerintahan Cek Endra Sarolangun hanya memlikik jembatan gantung sebanyak 46 unit, dan sampai 2014 pembangunan jembatan gantung meningkat drastis menjadi 96 unit. Jembatan travesium dari 11 unit menjadi 22 unit. Jembatan pipa besi juga dibangun sebanyak 6 unit.

Pembangunan Box Culvert juga dilakukan, di tahun 2014 sebanyak 24 unit kemudian terus ditambah hingga saat ini menjadi 43 unit.

Panjang drainase Kabupaten Sarolangun juga dilakukan penambahan pada tahun 2011 sepanjang 12 KM, kurun waktu 3 tahun bertambah menjadi 55,5 KM.

Program bedah rumah juga dilakukan Cek Endra melalui pendanaan di SKPD PU-PERA serta dana Alokasi Dana Desa (ADD) jumlah total rumah yang telah dibedah sebanyak 4.906 unit dari target sebanyak 6.779 unit.

Infrastruktur kesehatan juga menjadi fokus Cek Endra, diawal 2011 jumlah Puskesmas hanya 12 unit dan langsung bertambah 3 unit menjadi 15 Puskesmas yang tersebar hampir di setiap kecamatan. Poskesdes juga bertambah dari 62 unit menjadi 103 ditahun 2014. Pembangunan Posyandu pun dilakukan dari 228 unit menjadi 330 unit, dalam 3 tahun dapat bertambah menjadi 42 unit.

Percepatan pembangunan infrastrukur merupakan salah satu prioritas utama Cek Endra. Kunci penting dalam mempercepat pembangunan infrastuktur adalah pada proses perencanaan proyek tersebut.

Masalah lain dalam pembangunan proyek infrastruktur adalah pendanaan yang cukup besar. Sementara APBD Sarolangun sangat terbatas. Cek Endra pun berusaha meyakinkan pihak swasta untuk bisa bersinergi dan berkolaborasi untuk membantu pembangunan daerah. Dengan begitu, selama ia memimpin pendanaan infrastruktur tidak menjadi permasalahan lagi.(s04/adv)