sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Kondisi MDT Jauharul Islamiyah Rusak Parah

Warga Desa Rantau Panjang Minta Perhatian Pemerintah

RUSAK: Kondisi Madrasah Jauharul Islamiyah yang rusak dan butuh perbaikan.

SAROLANGUN-Kondisi Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Jauharul Islamiyah yang berlokasi di Desa Rantau Panjang Kecamatan Batang Asai cukup memprihatinkan. Pantauan harian, kondisi madrasah rusak parah dan sudah selayaknya mendapatkan perbaikan (rehab, red). Terlihat lantai dan dek madrasah sudah hancur dimakan usia. Demikian halnya atap yang terbuat dari seng sudah mulai bolong-bolong. Sehingga kondisi bangunan tidak kondusif lagi sebagai tempat belajar mengajar untuk menimba ilmu agama islam.Kepala Desa Rantau Panjang Ali Sadikin, kepada wartawan kemarin (28/1) menyebutkan, madrasah sudah berusia sangat tua dibangun pada tahun 1970 an. Sampai saat ini belum pernah mendapat bantuan perbaikan dari pemerintah.
Padahal menurut Kades, di madrasah tersebut lebih dari 60 orang anak belajar ilmu agama setiap siang sampai sore. ‘’Bahkan setiap Jumat di madrasah tersebut diadakan pengajian majelis taklim,’’ kata Ali Sadikin.

Usulan perbaikan sudah sering diajukan pemerintah desa, salah satunya melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan. Namun usulan selalu kandas belum terealisasi hingga saat ini.
‘’Kita sangat berharap perhatian dari pemerintah kabupaten Sarolangun maupun Kementerian Agama Kabupaten Sarolangun, agar kiranya madrasah ini segera mendapatkan perbaikan, sehingga anak-anak kita bisa dengan nyaman belajar ilmu agama untuk bekal masa depan mereka,’’ kata Kades Rantau Panjang.


Dirinya sebagai Kades kata Ali Sadikin sudah mencoba untuk melakukan rehabilitasi dari Dana Desa maupaun P@DK untuk madrasah tersebut. Namun ternyata tak bisa dilakukan. ‘‘Kalau bisa dibangun menggunakan dana desa, kita segara bangun madrasah yang megah, tapi tidak bisa dibangun dengan dana desa. Madrasah ini merupakan prioritas dan sangat dibutuhkan masyarakat,’’ tandasnya.

Ali Sadikin sangat berharap rehab MDT Jauharul Islamiyah terealisasi dalam waktu dekat. ‘’Kita juga sudah mencoba mengajukan proposal kepada Pemkab, semoga mendapat jawaban yang memuaskan,’’ katanya.(se32)