Kodok Ijo Diduga Kangkangi Aturan

Pekerja mulai mendirikan bangunan reklame di depan Hotel Abadi  Sarolangun. Poto:birin

Dirikan Bangunan Reklame Tanpa Izin

SAROLANGUN–Perusahaan penyedia papan reklame Kodok Ijo, diduga telah melanggar aturan yang ada di Kabupaten Sarolangun. Pasalnya, perusahaan Kodok Ijo tersebut mendirikan papan reklame berukuran jumbo tanpa izin, di Jalan Lintas Sumatera Pasar Atas Sarolangun, tepatnya di depan Hotel Abadi Sarolangun.

Padahal, menurut Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sarolangun nomor 12 tahun 2015, tentang Retribusi perizinan tertentu, sebelum mendirikan papan reklame, perusahaan reklame terlebih dahulu harus mengantongi izin yang dikeluarkan oleh BPMPTSP. Izin tersebut yaitu Izin Mendirikan Bangunan Reklame (IMBR) dan Izin Reklame, dengan rekomendasi dinas teknis.

Kabid perizinan DPMPTSP Sarolangun Fikri, saat dikonfirmasi, mengakui pembuatan papan reklame tersebut tak mengantongi izin. Bahkan, pihaknya merasa sangat tidak dihargai pihak perusahaan, yang mendirikan papan reklame tersebut.

“Dengan kejadian ini, kami merasa dikangkangi, mereka belum mengurus izin, mereka tidak menghargai kami,’’ ujar Fikri.

Fikri mengungkapkan, pihak DPMPTSP belum tahu jenis iklan atau reklame yang akan dibangun. “Kami Belum tahu apa perusahaannya, apa bentuk reklame dan ukurannya, karena mereka belum melapor dan mengurus izin di BPMPTSP Sarolangun,” tambah Fikri.

Menurut informasi yang dapat dihimpun harian ini, perusahaan reklame yang dimaksud adalah perusahaan Reklame Kodok Ijo. Perusahaan ini beralamat di Jalan Pattimura, Kota Jambi. Ini terungkap dari penuturan Yudi, pekerja pemasangan reklame di lokasi pemasangan.

“Kami tidak tahu tentang perizinan pak, kami hanya ditugaskan memasang reklame dari perusahaan Kodok Ijo,’’ tutur Yudi.

Menurut Yudi, bangunan itu nantinya bakal digunakan untuk pemasangan iklan. Iklan yang akan dipasang merupakan iklan dari Bawaslu.(se30)