sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Ketua DPRD H M Syaihu Tolak Wacana Tes Ulang Honorer

H Muhammad Syaihu

SAROLANGUN-Wacana tes ulang tenaga honorer di Kabupaten Sarolangun terus mencuat, namun kebijakan tersebut mendapat tantangan dari Ketua DPRD Sarolangun H Muhammad Syaihu, karena dinilai tidak ada dasar hukumnya.

Menurutnya, saat ini lebih baik Pemkab memikirkan bagaimana meningkatkan kesejahteraan para tenaga honorer, ketimbang melakukan tes ulang honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun untuk Kabupaten Sarolangun.

“Saya minta pada Pemkab untuk sampaikan dasar hukumnya, kasihan mereka sudah mengabdi cukup lama, ada yang belasan tahun,”ujar Syaihu saat dijumpai diruang kerjanya, kemarin (1/8).

Disamping itu, Syaihu juga masih mempertanyakan para honorer di Kabupaten Sarolangun bernaung di payung hukum yang mana, apakah undang-undang ASN atau Undang-undang ketenagakerjaan, sebab kalau ASN tentu proses penggajiannya sesuai dengan undang-undang ASN.

Begitu juga sebaliknya, kalau Undang-undang ketenaga kerjaan harus sesuai dengan UMP yaitu dua juta lebih setiap bulan.”Silakan Pemkab sampaikan usulannya penggajian honorer sesuai dengan UMP, pasti kita ketok palu,”tambah Syaihu.

Disinggung kemungkinan Pemkab beralasan kinerja para honorer, Syaihu kembali menegaskan, jika honorer belum bekerja maksimal maka yang harus dilakukan anggaran pelatihannya, bukan dites ulang.

“Bagaimana mereka mau maksimal kalau digaji delapan ratusan ribu per bulan, coba sesuai UMP insyaallah mereka akan semangat, apa lagi disediakan anggaran pelatihannya, jauh lebih baik. Perlu diketahui pengabdian para honorer itu ada yang melebihi PNS, ini yang harus kita hargai,”tegasnya.

Meskipun demikian Syaihu tidak mempermasalahkan jika hal tersebut dilakukan pada honorer yang baru masuk.

”Kedepan tidak masalah, namun yang sudah bekerja lakukan pembinaan dan tingkatkan kesejahteraannya, setelah itu baru menuntut kinerja,”tandas Syaihu.(so10)