LINTAS KABUPATEN MUARA JAMBI

Kepala Puskesmas Pelatihan, Anak Buah Kocar-kacir

PEMBERITAHUAN: Tampak secarik kertas yang berisi pemberitahuan tentang kunjungan Bupati Masnah ditempel di jendela. Poto:suhardi

SENGETI-Kurangnya rasa tanggungjawab terhadap amanah yang diberikan, serta kebiasaan kerja harus diperintah dan diawasi atasan serta tak bisa disiplin, itulah kondisi yang terjadi di Puskesmas Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi.

Bupati Muaro Jambi merasa kecewa saat datang berkunjung ke Puskesmas Penyengat olak, Kecamatan Jaluko, Rabu (11/10). Melihat kondisi Puskesmas ini sepi dan dalam kondisi terkunci, sehingga Bupati meninggalkan pesan pada secarik kertas dengan tulisan “ibu berkunjung jam 12.30″ yang dibubuhi tandatangan dan stempel sebagai bentuk kekecewaan nya. Serta di pasang sendiri oleh bupati di kaca jendela Puskesmas ini

Hal ini dipoto dan di upload ke akun facebook hingga menjadi viral di media sosial, beragam komentar dari warga pun bermunculan dari menyuruh bupati memecat serta merombak pegawai yang di Puskesmas Penyengat Olak ini.

Melihat kejadian ini Bupati mengaku sangat kecewa dengan kondisi yang ada di Puskesmas DESA PENYENGAT OLAK ini. Padahal seharusnya pada jam 12.30 WIB puskesmas masih buka untuk beraktifitas melayani masyarakat.

‘’Saya sangat kecewa dengan kejadian ini,” ucap Bupati.

Sementara itu Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi melalui Sekretaris Dinas Yes Isman mengatakan, kondisi di Puskesmas tersebut sepi, karena Kepala Puskesmas dan Tata Usaha sedang di luar karena mengikuti program pelatihan.

‘’Sudah sering kami kasih tau agar tidak pulang cepat, dan bekerja dengan baik, namun nyatanya tidak digubris,’’ sampai Yes Isman via telepon.

Sementara itu warga setempat juga mengaku hal tersebut sudah sangat sering terjadi dan bukan hanya kali ini saja. Seperti yang dikatakan Zainudin (46) warga Desa Senaung.

“Puskesmas itu memang sering sepi, sehingga warga sekitar sini kalau mau berobat juga payah, karena Puskesmasnya sepi tak ada orang,’’ ungkapnya.(so28)