GERBANG INFORMASI KITO

Keluarga Kades Dilarang Monopoli Kegiatan

 

danadesaSAROLANGUN-Dengan banyaknya anggaran yang masuk ke setiap desa dalam Kabupaten Sarolangun, diharapkan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat setempat, selain memiliki infrastruktur juga mendapatkan lapangan pekerjaan dari dana tersebut.

Drs H Ahmad Zaidan MM Kepala BPMPD Kabupaten Sarolangun, pada harian ini kemarin mengatakan, sedikitnya ada sembilan ratusan juta rupiah mengalir ke desa-desa, baik yang bersumber dari dana desa, ADD maupun dana P2DK.

“Kalau itu bangunan jalan setapak, saya pikir semua masyarakat bisa terlibat, sebab tidak harus membutuhkan keahlian khusus, begitupun harus membeli material yang ada di desa, sehingga bisa member lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terutama kondisi ekonomi saat ini lagi sulit,”ujar Zaidan.

Diakui Zaidan, memang secara umum arahan dari pemerintah tersebut sudah dituruti oleh kepala desa, namun ada beberapa desa dikabarkan memonopoli hal tersebut, sehingga pembangunan hanya dilakukan oleh keluarga kepala desa dan membeli pasir dan batu dari luar desa.

“Kecuali mau membeli semen, otomatis harus keluar, sebab tidak ada dalam desa, namun untuk yang lain selagi bisa membeli dalam desa, utamakan punya desa, begitupun tukang angkut semen atau sirtu harus utamakan masyarakat umum,”terang Zaidan lagi.

Disinggung sudah berapa persen pencairan dana desa, Zaidan belum bisa menerangkan secara rinci, namun dirinya menggambarkan mayoritas desa sudah mencairkan dana desa yang enam puluh peresen, selebihnya bulan agustus mendatang, dengan syarat melampirkan SPJ dan laporan kegiatan.(so10)