sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Kejari Sarolangun Bakar “Harimau”

DIBAKAR: Tampak Harimau yang sudah dioffset dibakar bersama sejumlah barang bukti lain. Photo : adi

SAROLANGUN – Untuk pertama kalinya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun membakar barang bukti harimau yang sudah dioffset (diawetkan, red), Kamis (9/11/2017) kemarin. Pembakaran barang bukti ‘Harimau’ tersebut, juga dihadiri oleh Kapolres Sarolangun bersama dengan unsur Forkompimda.

Ilhwan Nul Hakim Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sarolangun saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pemusnahan barang bukti tersebut bertujuan untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan.

“Hari ini, (9/11/2017) , kita melakukan pemusnahan sejumlah barang bukti yang perkaranya sudah inkrah sejak bulan Maret hingga Oktober 2017. Dan yang menarik, yakni pemusnahan satu ekor harimau yang sudah dioffset, karena memang baru pertama kali dilakukan di Kabupaten Sarolangun,”kata Kejari.

Disampaikannya, ada beberapa item barang bukti yang dimusnahkan, seperti Narkoba (sabu), senjata api rakitan, senjata tajam dan sejumlah amunisi yang masih aktif.

“Pemusnahan yang kita lakukan ini sudah melalui kajian bersama. Memang, kalau dilihat dari segi ekonomi, jika diperjual belikan bisa menghasilkan dana yang besar, seperti offset harimau yang nilai jualnya bisa mencapai Rp 200 juta. Tapi, karena sifat dan jenisnya terlarang dan dilarang, maka kita putuskan untuk segera dimusnahkan,”terang Kejari.

Terpisah, Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana saat dikonfirmasi terkait kasus offset harimau yang ada di Kabupaten Sarolangun mengatakan, bahwa memperjual belikan binatang yang dilindungi yang sudah dioffset merupakan kejahatan yang luar biasa. Maka dari itu, pihak kepolisian akan fokus untuk menindak tegas pelaku kejahatan yang memperjual belikan binatang yang dilindungi tersebut.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan agar sama- sama ikut serta mengawasi jual beli binatang yang dilindungi. Jika menggetahui segera beritahu kami pihak kepolisian. Sementara untuk pemusnahan senjata api serta amunisinya yang dikembalikan kepada Polres Sarolangun, nantinya akan kami musnahkan sesuai dengan prosuder,”pungkasnya.(so9)