Advertisement
NASIONAL PENDIDIKAN SEPUTAR SAROLANGUN

Kecewa dengan Ortu, Pelajar di Sarolangun Gantung Diri

Surat serta tali yang digunakan korban. Foto:adi

Menurut Kabag Ops, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli tim medis dan dilakukan penyelidikan dan juga berdasarkan keterangan saksi-saksi korban murni meninggalkan karena gantung diri.

“Menurut keterangan Dokter Puskesmas atas nama dr Budi terdapat seperti bekas jeratan pada leher korban dan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambah Kabag Ops.

Usai dilakukan pemeriksaan guna kepentingan penyidikan korban pada sorenya dimakamkan.

“Sekira jam 12.30 WIB korban dimakamkan di TPU Dusun Sukamaju Desa Lubuk Napal,”sebutnya.

Sementara itu dugaan kuat motif korban mengakhiri hidupnya dengan gantung diri lantaran kekecewaan korban terhadap orang tuanya. Hal ini juga diperkuat dengan pesan yang ditinggalkan korban pada tiga lembar kertas.

“Korban kecewa dengan orang tua korban karena sering ribut dan korban kurang diperhatikan oleh orang tua korban sehingga korban mengambil jalan pintas degan gantung diri,”tambah Kabag Ops.

Didalam surat yang ditemukan dilokasi kejadian. Korban meninggalkan pesan tiga lembar kertas. Untuk lembar pertama pesan korban berbunyi,”Aku kecewa giliran aku sakit kamu marah galo dng aku. Kamu dak ado nian nak guru2 aku, aku kecewa dengan kamu”. Dan pada kertas kedua korban menyebutkan, ”Mak aku pergi jangan sering belago yo mak,”tulis korban dikertas tersebut yang ditujukan kepada orang tuanya.

Dan pada kertas lembar terakhir korban mengungkapkan isi hatinya bahwa dirinya sayang semua terhadap keluarganya yang ditinggalkan yang berbunyi, ”Aku sayang kamu galo,”.(se9)