sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Kaum Ibu di Meribung Ciptakan Kerajinan Tangan

meribung-emas
BERKREASI: Tampak kaum ibu di Meribung saat membuat kerajinan tangan dari pandan dan lidi. Poto:wahid

SAROLANGUN-Untuk menunjang ekonomi masyarakat di Desa Meribung, Kecamatan Limun, para ibu-ibu diberdayakan untuk membuat kerajinan tangan berupa anyaman yang terbuat dari pandan, dan juga lidi. Kerajinan tangan ini diproduksi oleh setiap ibu-ibu dalam beberapa kelompok yang dibentuk oleh pemerintah desa setempat. Kelompok-kelompok tersebut terdiri, kelompok Dusun Sungai Beduri, Kelompok Dusun Tinggi, dan Kelompok Dusun Meribung.

Kepala Desa Meribung, Muhammad Johan, S.ST, kemarin (02/11) mengatakan, pemerintah desa sangat mendukung kegiatan para ibu-ibu ini, sebagai salah satu pengembangan ekonomi bagi masyarakat.

“Di desa kita berdayakan dan bina masyarakat, salah satunya para ibu-ibu, untuk membuat kerajinan tangan, seperti anyaman ini, meskipun simpel, tapi bisa menunjang ekonomi,’’ katanya.

Menurutnya, hasil kerajinan tangan para ibu-ibu ini menghasilkan beragam jenis kreasi yang bernilai jual seperti tas, piring, kotak tisu, dengan  harga yang terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu. Sesuai dengan tingkat kesulitan pembuatan dan kualitas barang anyaman ini.

“Kita kan ada Galeri Kerajinan tangan di Belakang Hotel Abadi, di situ bisa jadi tempat pemasaran, dan juga ada ibu-ibu bekerja sama dengan kelompok Warsi,’’ jelasnya.

Bukan hanya itu saja, pihak desa juga mendukung program pembinaan masyarakat ini, seperti penunjangan pengembangan kerajinan rumah tangga agar masyarakat dapat meningkatkan ekonomi.

“Perindagkop belum pernah turun ke desa, hanya di wadahi warsi, intinya agar para ibu-ibu punya aktivitas dalam rumah, dan bisa membantu ekonomi,’’ tandasnya.(mg1)