sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Kantor Diskominfo Sarolangun Memprihatinkan

BOCOR: Tampak ruangan Kadis Komunikasi dan Informatika yang bocor. Poto:wahid

SAROLANGUN-Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menjadi salah satu kantor dijajaran OPD Pemkab Sarolangun yang jauh dari sentuhan perhatian, pasalnya kantor tersebut saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Bukan hanya halaman depan kantor yang kurang terawat, di dalam kantornya saja seperti pondopo terlihat kurang perawatan dan bahkan ruang kepala dinasnya juga cukup membuat geleng kepala bagi siapa saja yang melihatnya.

Begitulah yang dirasakan oleh Wakil Bupati Sarolangun Hillalatil Badri, Beserta Sekda Tabroni Rozali dan rombongan, saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Selasa (02/01) kemarin pada awal kerja tahun 2018 ini.

Wabup melihat kondisi halaman dan ruangan yang jauh dari sentuhan, bahkan ia mengaku sangat miris ketika melihat ruangan kepala dinasnya, atapnya terlihat sudah rusak, bolong dan amburadul. Sehingga warna atapnya kuning karena dipastikan saat hujan deras atapnya bocor.

Setelah ditelusuri, Wabup mendapatkan laporan ternyata kantor Diskominfo merupakan salah satu kantor yang anggaran perbaikan dan pemeliharaan kantor tahun 2017 tidak dianggarkan, sementara kantor lain dalam OPD memang sudah dianggarkan dengan dana lebih kurang 15 juta rupiah.

Tidak diketahui pasti apa penyebab, anggaran pemeliharaan kantor Diskominfo tidak dianggarakan, namun yang jelas saat ini kantor tersebut sangat membutuhkan perawatan dan perbaikan demi keberlangsung dan keenyamanan pegawai dalam bekerja.

Saat diwawancarai, Wabup Hillaltil Badri menegaskan ke depan agar kantor Diskominfo untuk betul-betul diperhatikan, pasalnya kantor Diskominfo merupakan salah satu kantor yang memiliki peran penting, terutama dalam hal informatika.

“Saya minta tim TAPD supaya ke depan, ini betul-betul diperhatikan, dari sekian gedung dinas, inilah yang sangat memprihatinkan, kantor ini tidak dapat anggaran perbaikan dan pemeliharaan sementara kantor lain dapat, maka saya minta kedepan tolong ini diperhatikan, apalagi ruang kadisnya tadi bisa lihat sendiri, itu didalam apalagi diluar, terkesan tidak diurus,”katanya.

Selain itu, Wabup juga mengharapkan agar persoalan kebersihan kantor agar jangan hanya terpaku dengan anggaran saja, tapi memang memiliki kesadaran bagaiman menjaga dan merawat kantor agar nyaman dan bersih.

“Dalam hal ini jangan kita harapkan anggaran semata, tapi buatlah kekompakan, dalam gotong royong kebersihan kantor, apalagi tenaga honorer kita ada, bimbing dan bina, dan seluruh pegawainya untuk giat kebersihan, kita harus bangkit,” pungkasnya.(so31)