Kalah Gugatan, Pemkab Tunda Pembangunan Pasar Tradisional Tembesi

sengketa lahanMUARABULIAN-Pemkab Batanghari sudah menganggarkan dana Rp 6 Miliar pada tahun ini. Dana tersebut rencananya digunakan untuk pembangunan pasar tradisional di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi. Ternyata, rencana pembangunan pasar tradisional tersebut sudah dipastikan gagal dibangun tahun ini. Masalahnya, terkait gugatan kepemilikan lahan yang akan digunakan untuk bangunan pasar, Pemkab Batanghari kalah dalam gugatan tersebut.

Kabag Aset Setda Batanghari, Deny Eko Purwanto mengatakan, pemkab memiliki surat pernyataan dari mantan Bupati Batanghari, H Hasib dan Datuk Sutan Bahtiyarudin yang menyatakan jika eks tanah UPTD PDK itu berasal dari pinjam pakai lahan milik H Aswir. “Status pinjam pakai itu sudah terjadi sangat lama dan surat pinjam pakai juga tidak diterbitkan waktu itu,” katanya, Senin (18/7).
Pemkab memang memiliki sporadik tanah, namun sporadik ini bari dibuat pada 2012 lalu. “Karena adanya surat pernyataan pinjam pakai itu, maka tanah dinyatakan bukan aset Pemkab. Dan rencana pembangunan pasar di lokasi tesebut urung dilakukan,” ujarnya.
Pembangunan pasar bisa dilanjutkan, namun harus dipindah lokasinya. “Aset pemda berupa tanah di Kampung Baru, Muarabulian susah tidak ada lagi, jadi jika akan membangun harus mencari lokasi lainnya,” imbuhnya.
Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindagkop Batanghari, Suparno mengatakan jika pembangunan pasar untuk tahun ini ditunda dan dana akan dikembalikan ke pusat. “Untuk tahun ini tidak bisa, jadi pembangunan ditunda dan anggaran dari pusat yang dialokasikan untuk pembangunan pasar akan dikembalikan,” katanya.
Mudah-mudahan, lanjutnya tahun 2017 bisa dianggarkan lagi dari pusat untuk pembangunannya. “Pembangunan tidak bisa dipaksakan. Pemindahan lokasi dan proses tender juga akan memakan waktu lama, untuk itu diambil keputusan untuk menunda pembangunan,” ujarnya.
Tahun ini Pemkab Batanghari mendapat DAK untuk membangun pasar tradisonal di Kelurahan Kampung Baru. Pasar ini akan digunakan untuk merelokasi pedagang dari Pasar Muara Bulian saat ini. Dana untuk pembangunan pasar tersebut sebesar Rp 6 Miliar.(hur)

 

Post Comment