sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Kades Terancam Sanksi Jika Tidak Netral di Pilkada 

kades-di-pilkadaSAROLANGUN-Menyongsong Pilkada Sarolangun 15 Februari 2017 mendatang, Penjabat (PJ) Bupati Sarolangun, Arief Munandar SE mengingatkan kepada 149 Kades, 9 Lurah dan 10 Camat untuk tidak ikut berpolitik praktis di Pilkada Sarolangun, sebaliknya harus mengkedepankan nilai netralitas.

Keterangan ini dikatakan PJ Arief Munandar SE disela acara bersama Ketua Bawaslu RI, Prof Dr Muhammad di ruang pola Pemkab Sarolangun, belum lama ini. Menurut Pj Arief Munandar, ditengah situasi dan kondisi politik menuju pesta demokrasi Pilbup dan Pilcawabup 2017, diminta 149 Kades, 9 Lurah dan 10 Camat untuk bekerja dengan jalur aturan yang benar, yakni sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupkosi).

“Secara aturan Kades, Lurah dan Camat tidak dibenarkan berpolitik praktis atau ikut dalam tim sukses Paslon. Hal ini sudah diatur dalam undang-undang Pilkada dan ASN,”sebutnya.

Gebrakan yang sudah dilakukan, Arief Munandar, yakni dengan melayangkan surat pemberitahuan ke Kades melalui instansi terkait, sehingga Kades, Lurah dan Camat tetap netral di Pilkada.

“Melalui instansi terkait, Pemkab sudah menyurati Kades, Lurah dan Camat. Intinya, untuk menjaga netralitas dan kondusifitas di Pilkada,”cetusnya.

Selain itu, Arif Munandar mengingatkan, PNS juga jangan sampai terjerumus dalam jebakan politik di Pilkada.  Jika PNS terbukti berpolitik, maka akan diproses dam dikenakan sanksi.

“Tidak main- main, Pemkab sudah menurunkan tim ke lapangan untuk membidik PNS berpolitik. Bila nantinya PNS terbukti, maka akan ditindaklanjuti oleh KASN,”tandasnya.(so9)