POLITIK

Jumlah Pemilih di Sarolangun Berkurang

KPU Sarolangun saat melakukan pleno DPTHP. Poto:wahid

SAROLANGUN-Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) II yang diproses dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di Kabupaten Sarolangun telah ditetapkan. Dari proses tersebut diketahui bahwa jumlah pemilih di Kabupaten Sarolangun berkurang. Sebab jumlah pemilih yang keluar lebih besar dari jumlah pemilih yang masuk ke Kabupaten Sarolangun.

Ketua KPU Kabupaten Sarolangun M Fakhri melalui Komisioner A. Anif mengatakan bahwa jumlah tambahan pemilih itu sebanyak 557 pemilih yang masuk di Kabupaten Sarolangun dan tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun.‘’Jumlah pemilih masuk itu juga pemilih yang dikategorikan masyarakat pindah milih,’’ katanya.

Menurutnya, penyebab mereka masuk atau pindah memilih di Kabupaten Sarolangun ada beberapa elemen, yaitu penduduk dengan KTP luar Sarolangun, dikarenakan tugas dan bekerja di Sarolangun sehingga memilih di Sarolangun. Ada juga penduduk luar Sarolangun menjalani rawat inap di Sarolangun, atau sedang menjalani pendidikan di Sarolangun dan masih banyak lagi.

Sementara itu pemilih yang keluar dari Kabupaten Sarolangun mencapai 627 orang. Sebelumnya mereka terdaftar dalam DPT Kabupaten Sarolangun karena memiliki KTP Sarolangun. Namun karena alasan pekerjaan dan pendidikan, memilih keluar Kabupaten Sarolangun.‘’Pemilih keluar ada sebanyak 627 orang yang tersebar di Kabupaten Sarolangun,’’ ungkapnya.

Ia menyimpulkan dengan DPT yang sebelumnya ditetapkan pada taggal 10 Desember lalu berjumlah 197.503, dan setelah penetapan DPTHP II menjadi berkurang dan ditetapkan sejumlah 197.433. “Pemilih final kita 197.433,” katanya

Lanjutnya, sampai saat ini jika kemungkinan bahwa ada DPTb atau warga pindah milih, pihaknya sudah tidak bisa lagi memproses. Namun jika daftar pemilih khusus (DPK) masih bisa diproses.

Menurut Anif, DPK adalah seperti seseorang yang memepunyai KTP tetapi tidak terdaftar di DPT masih bisa diproses sampai tanggal 10 April mendatang.(so31)