sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Jelang Idul Adha, Harga Sembako di Sarolangun Stabil

STABIL: Harga Sembako jelang Idul Adha di Kabupaten Sarolangun stabil. Tampak Bupati Sarolangun H Cek Endra saat mengunjungi Pasar Atas Sarolangun belum lama ini. Poto:dok

SAROLANGUN-Menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 H, secara umum harga sembako di Kabupaten Sarolangun stabil dan tidak ada gejolak di pasaran. Hal ini diungkapkan Kepala Perindagkop Sarolangun, Drs Kholidi, saat dimintai keterangan, Rabu kemarin (30/8).

“Memang harga Sembako saat Idul Adha dan Idul Fitri berbeda, munculnya perbedaan harga menyangkut dengan permintaan akan kebutuhan Sembako di pasar oleh masyarakat. Jikalau Idul Adha kebutuhan masyarakat terhadap Sembako tidak terlalu tinggi, jikalau Idul Fitri kebutuhan masyarakat akan Sembako terbilang tinggi,”sebut Kholidi.

Menurut Kholidi, dari pantauan Perindagkop di pasar traditional Sarolangun dan Singkut, untuk harga daging masih berada Rp 120 ribu per kilo gram, cabai merah Rp 22 ribu per kilo gram, bawang Rp 20 ribu per kilo gram. Begitu juga dengan harga beras tidak mengalami kenaikan. Hanya saja, harga berasa ini tergantung pada jenis berasnya.

“Yang sedikit mengalami kenaikan harga di pasar, yakni garam, seperempat kilo gram garam seharga Rp 4.000, tapi harga garam ini, dinilai tidak berpengaruh dengan kebutuhan masyarakat di Sarolangun, sebab kebutuhan garam hanya digunakan untuk memasak, sebaliknya tidak digunakan untuk bisnis. Bisa saja seperempat kilo gram, itu bisa digunakan untuk kurun waktu satu hingga dua bulan,”katanya.

Disinggung, adakah rencana melaksanakan kegiatan inspeksi mendadak (Sidak) di pasar tradisional saat H-1 Idul Adha, dikatakan Kholidi tidak ada jadwal untuk melaksanakan Sidak harga Sembako di pasar. Pasalnya, harga Sembako tidak mengalami kelainan pada tingkatan harga, atau masih berada ditataran normal.

“Perindagkop tidak melaksanakan Sidak pasar, ini mengacu pada beberapa tahun sebelumnya, harga Sembako jelang Idul Adha aman. Malah, pengunjung pasar pun tidak begitu membludak, seperti menyambut Idul Fitri,”pungkasnya.(so10)