sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Izin Puluhan Ormas dan LSM di Sarolangun Kadaluwarsa

SAROLANGUN–Kantor Kesbangpol Kabupaten Sarolangun mencatat sampai awal tahun 2017 puluhan izin organsasi kemasyarakatan yang terdiri dari Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) sudah kadaluwarsa.

Hal itu dikarenakan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kesbangpol sudah habis masa berlakunya, alias mati.

Kakan Kesbangpol Sarolangun, Edy Kusmiran, SSTP, kemarin (28/01) mengatakan, bahwa jumlah Ormas, LSM dan OKP yang terdaftar hanya berjumlah 66 organisasi, namun ada separuh dari jumlah tersebut, SKTnya sudah mati yakni sebanyak 30 ormas, sementara 36 ormas lainnya dinyatakan masih berlaku.

“Kami berharap pimpinan ormas dan LSM yang sudah terdaftar di Kesbangpol dan masa SKT-nya sudah berakhir untuk segera memperpanjang SKT tersebut,’’katanya.

Menurutnya, perpanjangan SKT ini merupakan amanat Permendagri Nomor 33 Tahun 2013 dalam pasal 22, yang menyatakan pengurus organisasi kemasyarakat mengajukan permohonan perpanjangan SKT bagi yang sudah habis masa berlakunya.

“Tolong segera diperpanjang, asalkan memenuhi syarat, kita akan lakukan perpanjangan,’’ujarnya.

Dijelaskannya, banyaknya organisasi kemasyarakatan yang sudah habis masa berlakunya itu, belum diketahui apa penyebabnya, kenapa masih belum melakukan pengurusan. Padahal, dengan SKT yang sudah mati akan berdampak terhadap keberlangsungan organisasi.

“Kita tidak tahu juga apa alasannya kenapa belum juga mengurus perpanjangan SKTnya, padahal pengurusannya sangat mudah,” jelasnya.

Dalam hal ini Kesbangpol akan terus melakukan evaluasi, pengawasan, pembinaan dan mengaudit keberadaan seluruh LSM terkait domisili atau sekretariat LSM, penggunaan anggaran, dan personalia.

Masa berlaku SKT 5 tahun, namun setiap tahun Ormas atau LSM wajib melapor ke Kesbangpol, semisal bila SKT sudah habis masa berlakuknya, maka Ormas atau LSM yang bersangkutan tidak akan bisa mendapat bantuan dari pemerintah.(so31)