sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Hingga Kini, Anggaran DD Belum Masuk Kasda Sarolangun

SAROLANGUN-Sampai saat ini anggaran Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN tahun 2017 belum masuk ke Kas Daerah Kabupaten Sarolangun. Namun demikian pihak Pemkab tetap mengingatkan para kepala desa untuk menyiapkan ABPDes tahun 2017 dan pertanggungjawaban anggaran tahun 2016 lalu.

“Sekarang sudah proses pencairan di Kementerian Kuangan, dan belum ada informasi dari Setda apakah sudah masuk atau belum, karena biasanya pertengahan April pencairan, makanya harus mempersiapkan SPJ tahun lalu dan ABPDes tahun ini,”ujar Drs H Ahmad Zaidan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sarolangun kemarin (26/3).

Sedangkan keperuntukannya jelas Zaidan tidak jauh dari infrastruktur pembangunan dan pemberdayaan, sesuai dengan Permendes RI nomor 22 tahun 2016.

Disinggung dengan dana Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK), Zaidan mengaku juga tidak ada masalah, selagi lengkap administrasinya.

”Untuk P2DK tahap pertama baru bisa dicairkan enam puluh persen, sedangkan ADD bisa setiap bulan ataupun tiga bulan sekali, karena untuk membayar gaji perangkat desa,”jelasnya.

Hanya saja keperuntukan dana P2DK tahun ini untuk desa dibatasi, empat puluh persen pembangunan fisik dan enam puluh persen ekonomi kerakyatan, seperti bantuan bibit perkebunan maupun modal usaha.

“Ini sudah diatur, makanya desa tidak boleh lebih dari empat puluh persen bangunan pisik dari dana P2DK, kalau kelurahan tidak masalah,”tegas Zaidan.

Perlu diketahui, untuk Kabupaten Sarolangun tahun 2017 ini mendapat kucuran dana desa sebesar Rp. 117 M, yang bakal dibagikan sebanyak 149 desa di sepuluh kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun.(so10)