sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Heboh, Lembaran Nawacita Jokowi-JK Pakai Bendera Berwarna Merah

SERAHKAN : Ketua GMS Hendri, saat menyerahkan nawacita Jokowi-Jk yang di edarkan Humas Provinsi Jambi, dengan poto Presiden  berlatar bendera warna merah saja. Photo : wahid

SAROLANGUN- Heboh, lembaran poster Nawacita Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, memiliki bendera berwarna merah saja, menghilangkan warna putih sebagaimana warna bendera Indonesia Merah Putih.

Hal itu diketahui, setelah mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Sarolangun (GMS) yang menemukan lembaran tersebut, yang telah memajang di Sekretariat GMS, RT 18 Kelurahan Sarkam itu.

Ketua GMS, Hendri Syahputra, menyebutkan pembuatan poto Jokowi-JK dengan latar bendera merah, telah menyalahi aturan UU No 24 Tahun 2009 tentang simbol negara.

Ia mengatakan di dalam lembaran poster ini di sisi paling bawah tertulis Biro Humas dan Protokoler Provinsi Jambi. Dan ia mendapatkan lembaran poster tersebut dari Humas Setda Sarolangun.

“Kita minta Humas Provinsi Jambi menarik semua lembaran poster ini, yang sudah diedarkan ke kabupaten, salah satunya Kabupaten Sarolangun, dalam pasal 57 UU No 24 tahun 2009, dilarang mengedarkan lambang Negara dengan merubah bentuk atau warna,’’ katanya, kemarin malam (29/12).

Setelah menemukan kejanggalan ini, ia bersama rekan mahasiswa lainnya mendatangi Koramil 042 Sarolangun, untuk melaporkan hal tersebut. “Kita sudah berikan lembaran itu ke Danramil langsung,” sebutnya.

Mendapatkan laporan dari sejumlah mahasiswa, Danramil Sarolangun Mayor Chb Mentomeri, langsung memanggil Humas Setda Sarolangun, untuk melaksanakan rapat dalam membahas lembaran poster.

Dari pantauan di lapangan, Danramil Mayot Mentomeri, beserta anggota, dan Peltu Kabag Humas Bambang, Kasubbag Pers Debbie beserta para mahasiswa, berkumpul untuk membahas hal tersebut.

Danramil Mayor Chb Mentomeri menegaskan bahwa lembaran tersebut harus segera ditarik kepada semua yang sudah disebarkan oleh Humas Sarolangun.

“Ini tidak boleh, harus di tarik. Jangan ada seperti ini. Ini kurang teliti orang yang buat ini,’’sebutnya.

Menurutnya kejadian seperti ini juga terjadi di Merangin, tapi bukan lembaran poster. kemudian,, bingkai poto presiden Jokowi yang di belakangnya juga berwarna merah tersebut terpaksa ditarik semuanya, yang berada di Instansi pemerintah.

Sementara itu Peltu Kabag Humas, Bambang mengatakan bahwa pihaknya menerima lembaran Nawa Cita ini dari Humas Provinsi Jambi sekitar bulan April lalu sebanyak 100 lembar, dan diedarkan ke tiap kecamatan dan sekolah-sekolah.

”Waktu itu yang ngantar dari Biro Humas Provinsi bernama Sulaiman, sebanyak 100 lembar. Saya koordinasi langsung ke provinsi katanya mengambil gambar nawacita dari internet,’’ paparnya.

Dari hasil pertemuan yang digelar, pada  Kamis malam sekitar 21.00 wib ini disepakati lembaran poster nawacita ke depan akan di tarik semuanya oleh Humas Sarolangun. Sebab, dengan latar bendera berwarna bisa mengeluarkan asumsi bendera tersebut merupakan bendera sebuah partai, atau bendera Negara lain seperti Negara China, bukan tidak mungkin, selain lembaran poster, juga beredar poto presiden RI dan wakil Presiden RI dengan Latar bendera berwarna merah saja, di sejumlah Instansi Pemerintah, Kepolisian, dan juga sekolah-sekolah di Kabupaten Sarolangun.(so31)