sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Hasil Survei Charta Politika Elektabilitas Cek Endra Teratas

?????????????????????????????????????????????????????????

JAMBI- Peta politik pemilihan Buapti (Pibup) Sarolangun sepertinya sudah mulai tergambar. Dimana berdasarkan hasil survey charta politika, calon incumbent Cek Endra (CE) ditempel oleh dua nama yakni Hilallatil Badri dan Maryadi Syarif.

Dalam survey ini, elektabilitas CE berada pada angka 47,8 persen dengan pesaing terdekatnya adalah Hillatil Badri sebesar 27 persen, Maryadi Syarif 12 persen dan M Madel 6 persen. Sedangkan untuk wakil bupati, Hillatil Badri memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 31,5 persen, disusul Maryadi Syarif 14,8 persen, Pahrul Rozi 13,8 persen dan Tantowi Jauhari 7,3 persen, Asad Isma 3,5 persen, M. Saihu 3,5 persen, Aang Purnama 3,3 persen, Hapis Hasbiallah 2,3 persen dan  Haris AB 1,3 pesren.

Menager Riset Charta Politika, Muslimin Tinja dikonfirmasi mengartakan tingginya tingkat keterpilihan CE tidak bisa dilepaskan dari tingginya kepuasan pemilih terhadap kinerja pemerintah Sarolangun. Dimana sebagain besar responden menyatakan kepuasannya terhadap kepemimpinan sebelumnya mencapai 69,3 persen.

“Biasanya penilaian public akan melihat sejauh mana kinerjanya. Dalam survey kami kepuasan publiknya juga cukup tinggi,” ujarnya, Minggu (7/8) kemarin.

Dalam survey yang dilakukan pihaknya ini, melibat sebanayk 400 responden yang diwawancarai secara tatap muka. Adapun margin of error sebesar 4,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

“Sampel dipilih dengan menggunakan metoda penarikan sampel acak bertingkat. Dari beberapa nama yang muncul saat ini meraka harus bekerja keras karena keunggulan incumbent masih sangat tinggi,” katanya.

Lalu siapa yang menjadi penantang? Saoal penantang ini, ia mengaku hingga saat ini masih belum menemukan kepastian. Sebab hingga saat ini belum ada calon lain yang mendapatkan rekomendasi dari Parpol.

Hanya saja, Muslimin Tinja menjelaskan dari nama yang muncul Maryadi Syarif dan M Madel berpeluang menjadi penantang. Dengan catatan jika salah satu diantaranya bisa mendapatkan sisa dukungan partai seperti PAN, Gerindra, PPP, Golkar.

 “Saya kira hanya tinggal dua nama yang menjadi penantang jika PDIP memutuskan untuk berkoalisi. Dua nama ini adalah Maryadi Syarif dan Madel yang mempunyai potensi. Siapa yang bisa menggalang dukungan ini maka peluang head to head sangat terbuka,” ucapnya.

Jika melihat figur Maryadi dan Madel keduanya sangat berpeluang untuk mendapatkan dukungan ini. Karena berdasarkan klaim CE partai PKS, PKPI, PKB sudah di tangan, tinggal menyusul PDIP dan Demokrat.

“Demokrat saya pikir akan mendukung CE, sebagai mana pilkada sebelumnya, karena tidak ada figur. Jadi kalau Golkar mendukung pak Madel atau Maryadi dia akan membangun koalisi dengan PPP, nasDem, Gerindra dan kemungkinan PAN,” tukasnya. (tim)