sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Giliran Tenaga Kontrak di Merangin akan Dipangkas

BANGKO – Tenaga kontrak di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Merangin akan dipangkas. Kepastian ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Sibawaihi.

honorAlasannya, tenaga kontrak yang ada telalu gemuk. Selain menyedot banyak anggaran, sebagian kinerja tenaga kontrak juga diniai tidak profesional.

Sekda Merangin menyebut, tenaga kontrak yang ada di lingkungan Pemkab Merangin sekitar 2000-an. Jumlah tersebut sudah terlalu banyak, sementara yang sangat diharapkan adalah kualitasnya. Namun ia tidak menyebut berapa jumlah tenaga kontrak yang akan dipangkas itu.

“Tenaga kontrak diseluruh SKPD sekitar 2000-an. Kuantitasnya terlalu besar, sementara kita ingin kualitasnya sebanding. Mamang sudah cukup banyak tersebar di SKPD,” ujar Sibawaihi.

Saat ini, tenaga kontrak itu hanya dibayar sekitar Rp 500-700 ribu per bulan.

“Untuk S1 Rp 700 ribu, Diploma Rp 600 ribu dan SMA 500 ribu. Belum ada kenaikan, karena keterbatasan anggaran kita,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, karena sudah lamanya Merangin tidak menerima pegawai, membuat banyak lulusan Sarjana dan Pasca Sarja terpaksa menjadi tenaga kontrak dengan gaji yang rendah.

“Dengan saya saja sudah banyak yang mengajukan permohonan mengajukn tenaga kontrak, itu S1 dan S2. Karena malu nganggur tau tidak bekerja, maka banyak yang mau jadi tenaga kontrak,” sebutnya. (metrojambi.com/jenn)