sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Gara-Gara Sengketa Tanah Ponakan Tikam Paman Hingga Tewas

foto-utama
CEKCOK: Korban ketika mendapat perawatan di RSUD Chatib Quswain, Sarolangun. Foto Adi

SAROLANGUN-M Soleh (40) warga Muara Indung Kelurahan Gunung Kembang Kecamatan Sarolangun, Senin (7/11) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB akhirnya menghembuskan napas yang terakhir di Rumah Sakit Chatib Quzwaen Kabupaten Sarolangun. Korban tewas setelah mendapat luka tikaman dengan menggunakan senjata tajam dibagian dada sebelah kanan perut dan lengan oleh Khairul yang dikabarkan masih ponakan korban sendiri, pada Minggu malam (6/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari informasi yang didapatkan harian ini, korban dan pelaku diduga terjadi selisih paham soal tanah keluarga. Sebelum kejadian antara pelaku dan korban juga dikabarkan sempat ribut. Parahnya, kejadian ini menelan korban pada Minggu malam saat orang tua korban hendak menyelesaikan persoalan tersebut di rumah korban.

Sempat terjadi cek-cok mulut antara orang tua pelaku dengan adik korban soal status tanah keluarga yang disengketakan. Saat itu pelaku yang berada diluar mendengar adu mulut itu, langsung masuk dan mengeluarkan senjata tajam yang dihujamkanya ke tubuh korban.

Akibatnya, saat itu korban langsung tersungkur bersimbah darah dan langsung dilarikan ke RSUD Chatib Quzwaen Sarolangun untuk mendapatkan perawatan.

“Kejadianya malam tadi (Minggu malam, red) di dekat Bandes,’’ kata Ihsan warga Muara Indung dihubungi via ponselnya.

Diakuinya, korban yang mengalami luka tusuk itu, sempat dibawa ke RSUD Sarolangun untuk mendapatkan pertolongan dari tim medis. Namun beberapa saat kemudian nyawa korban tidak tertolong lagi hingga menghembuskan napas terakbir.

“Korban meninggalnya di rumah sakit,”tambah Ihsan.

Ditempat terpisah, Kapolres Sarolangun, melalui Kasat Reskrim AKP Suhartono dikonfirmasikan membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar kita sudah menerima laporan itu, korban mengalami luka dan meninggal dunia,”kata Kasat.

Pihaknya lanjut kasat, masih melakukan lenyelidikan dan mengejar pelaku.

“Pelakunya masih kita kejar. Melarikan diri usai kejadian,”tegas Kasat.(so9)

[survey id=416046903]