Facebook Batasi Fitur Streaming

PARIS – Facebook telah melakukan pembatasan pada fitur streamingnya menjelang pertemuan puncak para pemimpin dunia setelah pembantaian Christchurch di Paris.

Sebelumnya, seorang teroris bersenjata menewaskan 51 orang di dua masjid di Christchurch pada 15 Maret dan menyiarkan secara langsung aksinya di Facebook. Itu merupakan peristiwa penembakan terburuk yang terjadi di Selandia Baru.

Insiden itu mendorong seruan bagi perusahaan teknologi bertindak dalam memerangi ekstremisme pada layanannya. Facebook menyatakan dalam sebuah pernyataan memperkenalkan kebijakan ‘one-strike’ untuk penggunaan Facebook Live.

Facebook sementara membatasi akses bagi orang-orang yang menghadapi tindakan disipliner. Ini karena mereka melanggar peraturan perusahaan paling serius.

Pelanggar pertama kali akan ditangguhkan dari menggunakan siaran langsung untuk jangka waktu tertentu. Ini juga memperluas jangkauan pelanggaran yang akan memenuhi syarat untuk penangguhan ‘one-strike’.