sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Empat TKA Tiongkok Dipembangunan Pabrik Karet Bathin VIII Diduga Ilegal

SAROLANGUN-Merebak informasi disalah satu perusahaan pabrik karet yang kini masih dalam tahap pembangunan di Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun memperkerjakan empat orang tenaga asing (TKA). Bahkan, keberadaan empat TKA tersebut diduga illegal.

‘’Ya ada empat orang katanya dari Cina,” kata salah satu warga Bathin VIII yang meminta namanya dirahasiakan.

Masih kata warga Bathin VIII, kedatang empat warga asing asal Cina itu sebagai teknisi pemasangan mesin di pbarik itu.

“Bahasa mereka juga masih menggunakan bahasa Cina belum bisa bahasa Indonesia,’’ kata warga tersebut.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sarolangun, H Arsad dihubungi mengakui tetkejut akan informasi itu. Menurutnya semua TKA di Kabupaten Sarolangun yang diperkerjakan oleh perusahaan haru terdaftar di Nakertans.

“Sejauh ini kita hanya mengetahui ada sembilan TKA yang berkerja di perusahaan paling banyak di Mandiangin di pertambagan,”terang Arsad.

Diakuinya setiap perusahaan yang meperkerjakan tenaga asing harus ada izin. Dan izin TKA itu sendiri diterbitkan oleh Kementerian.

Khusus yang diinformasikan yakni ada empat WNA di pabrik karet di daerah bathin VIII Arsad akui belum mendapat laporan maupun izinnya.

“Itu jika emang ada kita belum dapat informasi dan izinnya,”pungkasnya.(so9)