sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Ehh..!Ternyata di Kawasan Ancol Sarolangun Ada Kuburan Belanda

kuburan-emas
BERSEJARAH: Tampak Kuburan Belanda yang punya nilai sejarah di kawasan Ancol Sarolangun. Poto:wahid

SAROLANGUN–Mungkin sebagian masyarakat Sarolangun sudah ada yang mengetahui tentang adanya kuburan di kawasan Ancol Sarolangun. Namun kuburan tersebut bukanlah kuburan warga Sarolangun. Melainkan kuburan orang Belanda yang dimakamkan pada saat terjadinya kapal belanda yang karam pada masa penjajahan Belanda dulu di Kabupaten Sarolangun.

Di kawasan Ancol Sarolangun juga ada Tugu Kapal Karam, bukti sejarah keberadaan penjajah Belanda di Sarolangun pada masa itu. Kondisi tugu saat ini tidak terawat dengan baik, bangunan tugu banyak yang sudah retak.

Akan tetapi, keberadaan kuburan orang Belanda ini masih banyak masyarakat Sarolangun tidak mengetahuinya, sebab kuburan tersebut tidak memiliki tanda khusus atau monumen yang dipagari dengan diberi nama serta sejarahnya.

Sebut saja Sistiadi, salah seorang warga Sarolangun mengaku dirinya tidak mengetahui adanya kuburan Belanda ini, karena tidak ada tanda khususnya, padahal jika dibuatkan monumen menurutnya akan banyak dikunjungi, termasuk para turis untuk datang kawasan Ancol.

“Saya tidak tahu selama ini kalau memang ada kuburan belanda, saya mengetahui pas tadi malam dari bapak yang jualan di ancol,’’ katanya kemarin (14/10).

Pak Taher (58), salah seorang warga yang sudah lama berjualan di kawasan Ancol menyebutkan, kuburan orang belanda tersebut disemen dua tingkat dengan kualitas semen yang tahan lama. Ia menyebutkan kuburan bersejarah itu tidak dijadikan tanda atau monumen.

“Ada kuburan orang belanda di sana pak, cuma karena tidak diketahui saja,’’ katanya.

Ia juga menjelaskan, tidak diketahui siapa nama orang Belanda yang dimakamkan di kuburan tersebut. Menurutnya kuburan itu sudah berusia puluhan tahun.

“Yang jelas saya pikir sejak penjajahan Belanda dulu,’’ ucapnya.

Sementara itu Kasi Kesbangpol Sarolangun Priyo Sutopo, juga penasaran dengan keberadaan kuburan Belanda sebagaimana yang diceritakan, ia menyebutkan langsung turun ke lokasi untuk melihat kuburan tersebut.

“Saya langsung ke sana melihat kuburan, memang bentuknya seperti kuburan, namun di atas kuburan ada kotak seperti tulisan batu nisan, hanya tidak bisa dibaca lagi,’’ tandasnya.(mg1)