sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Edarkan Sabu dan Ekstasi, Warga Karmen Diciduk Polisi

M. Markobah dan barang bukti Narkoba saat diamankan di Mapolres Sarolangun. Photo: Ist

SAROLANGUN-Satresnarkoba Polres Sarolangun dibackup Polsek Pauh, Sabtu pagi (22/7) sekitar pukul 10.30 WIB, kembali berhasil mengamankan pengedar Sabu dan ekstasi yang sering beroperasi di Desa Karang Mendapo Kecamatan Pauh dan sekitarnya.

Informasi yang dirangkum harian ini, pengedar Sabu yang bernama M Markobah (37) berhasil diciduk di kediamannya RT 01  Desa Karmen oleh Staresnarkoba dan Polsek Pauh.

Penangkapan M Markobah dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa adanya dugaan transaksi Narkoba disekitar kediaman pelaku. Berbekal informasi dari masyarakat tersebut Satresnarkoba dan jajaran Polsek Pauh bergerak cepat untuk mengamankan pelaku.

Tanpa butuh waktu yang lama polisi berhasil mendeteksi keberadaan pelaku. Dan mengamankan M Markobah di kediamannya Desa Karmen pada saat yang bersangkutan tengah berada di dalam kamar.

Setelah saksi dari perangkat desa tiba di TKP, petugas melakukan penggeledahan badan pelaku dan berhasil  mengamankan satu klip berisi serbuk kristal putih bening diduga Narkotika jenis shabu dan satu klip plastik yang berisi tiga butir pil warna merah diduga Narkotika jenis Ekstasi.  Kemudian petugas melakukan penggeledahan di kamar tersebut dan ditemukan satu kotak kecil berisi satu klip plastik berisi Narkotika jenia shabu dan beberapa BB lainnya.

Lalu petugas menginterogasi pelaku, dan mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya.

Atas tindakan tersebut kemudian anggota membawa pelaku dan juga barang buktinya untuk dibawa ke Polres Sarolangun guna proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, SIK, MAP, kepada wartawan kemarin membenarkan penangkapan pengedar Narkoba tersebut.

Menurutnya, dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti dua klip plastik berisi serbuk kristal putih bening diduga  narkotika shabu, bruto 2,41 (dua koma empat puluh satu) gram, satu klip palstik berisi tiga butir pil warna merah diduga narkotika jenis ekstasi

Polisi juga mengamankan  dua wadah kecil bahan plastik, sembilan puluh tiga klip plastik kosong, satu buah tas sandang kecil merek Adida warna hitam,

satu buah kotak kecil warna coklat, delapan buah pipet kecil bebentuk skop,

satu buah alat isap shabu/bong, sebelas lembar uang pecahan Rp 100 ribu dua lembar uang pecahan Rp 50 ribu.

Menurut Kapolres, pelaku diancam pasal 114 dan 112 UU Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 12 tahun dan denda 1 M maksimal 10 M. (s09)