sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Dua Toke Dompeng Dituntut Tiga Tahun

Terduga penadah Emas hasil PETI saat di amankan di Mapolres Sarolangun. Photo: Dok/SO

SAROLANGUN–Masih ingat dengan kasus penangkapan dua toke dompeng atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) akhir Agustus 2016 di Kecamatan Limun dengan barang bukti 1 kg emas dengan kadar 90,93 persen dan uang tunai dua ratus juta lebih?. Dari informasi terbaru yang didapatkan harian ini, kedua terdakwa yakni Yudha Ahmada dan Zulfikar dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman penjara masing masing tiga tahun penjara.

“Kamis lalu saat sidang penuntut umum memberikan tuntutan tiga tahun penjara kepada ke dua terdakwa, dan kemudian dilanjutkan sidang pembelaan oleh terdakwa pada hari Jum’atnya,’’ kata Humas Pengadilan Negeri Sarolangun, Muhammad Affan, saat dikonfirmasi harian ini, kemarin (6/2).

Baca Juga : Inilah Kronologis Penangkapan Toke PETI yang membawa 1 Kg Emas dan Uang Ratusan Juta

Ia juga menjelaskan, sidang kasus tersebut masih akan terus berlanjut, dengan agenda selanjutnya akan dilaksanakan pada 8 Februari besok, dengan agenda tanggapan JPU mengenai pembelaan yang dilakukan ke dua terdakwa.

“Ya, selanjutnya jaksa akan menanggapi mengenai pembelaan dari ke dua terdakwa, kita lihat saja nanti,’’ jelasnya.

Ia juga menegaskan, dalam perkembangan perkara tersebut, Pengadilan Negeri Sarolangun akan melakukan setidaknya tiga kali sidang lagi, sebelum dilakukan pengambilan vonis terhadap ke dua terdakwa.

Baca Juga : Jaksa Belum Terima Berkas 2 Toke PETI

”Pokoknya masih ada tiga kali sidang lagi, baru diambil keputusan,’’ tandasnya.

Dua orang yang diyakini sebagai penampung emas hasil PETI (toke dompeng, red), yakni Yudha bersama Zulfikar, tertangkap saat membawa 1 Kg emas dari hasil pembelian di Dusun Mengkua Kecamatan CNG.(so31)