GERBANG INFORMASI KITO

Dua PPK di Sarolangun Diganti, Ini Alasannya

Ketua KPU M Fakhri saat melantik dua anggota PPK

SAROLANGUN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarolangun Kamis (21/2) melakukan pergantian antar waktu (PAW) terhadap dua orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan Singkut dan Kecamatan Pelawan.

Dua orang anggota PPK yang di-PAW ini lantaran mereka menjadi Pendamping Desa. Berdasarkan aturan dari Kementerian Desa, bagi Pendamping Desa tidak dibenarkan memiliki double job dan harus memilih salah satunya.

Komisioner KPU Kabupaten Sarolangun Rupi Udin, SPt, MSi, dikonfirmasikan menjelaskan, terkait PAW dua PPK tersebut adalah PPK Kecamatan Singkut satu orang atas nama Hazwar dan pegantinya Tuti Wahyuni dan PPK Kecamatan Pelawan satu orang atas nama Firnando Wahyudi digantikan Hamsi Fajri.

“Ya dua orang yang di PAW. Tadi siang dilantik peganti PAW nya,” kata Rupi Udin.

Selain itu Ia juga menjelaskan, dua PPK ini harus mengundurkan diri dari salah satu job (pekerjaan) yang mereka pegang saat ini. Dan setelah diverifikasi akhirnya mereka mengundurkan diri dari salah satu job mereka dan ini juga berdasarkan surat dari Dinas DPMD Sarolangun bahwa ada dua pendamping desa yang menjadi PPK di kecamatan.

“Jadi mereka mengundurkan diri dari PPK dan memilih tetap menjadi Pendamping Desa,”jelasnya lagi.

Pada prinsipnya KPU kata Rupi Udin, tidak memasalahkan apakah mereka itu Pendamping Desa atau PNS dan sah-sah saja mereka menjadi PPK. Tetapi yang memasalahkan mereka adanya aturan dari Kementerian Desa yang menyebutkan Pendamping Desa tidak boleh memiliki pekerjaan lain (double job, red).

“Diaturan mereka yang tidak memperbolehkan  double job,”tegasnya.

Sementara itu, untuk pengganti dua PPK yang di-PAW itu, Rapi Udin, juga menyebutkan, pegantinya diambil dari peserta tes PPK di Kecamatan masing-masing yang dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“Penggantinya kami ambil berdasarkan urutan peringkat,”pungkasnya.(so9)