sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Dua Kepala SMA Dinilai Layak Diganti

  1. kepala sekolahPengawas SegeraRekomendasi ke Provinsi

MUARA BULIAN – Dua Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Kabupaten Batanghari dalam waktu dekat akan di rekomendasikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi agar diganti.

Pasalnya, Dua Kepala SMA tersebut telah habis masa jabatan dan dinilai sudah membuat kenyamanan lingkungan sekolah tidak kondusif lagi.

” Dalam waktu dekat kita akan rekomendasikan ke dinas provinsi untuk mengganti dua kepala sekolah yakni, SMAN 5 dan SMAN 7 Batanghari,” ungkap Nuriwan Bhakti, S.Pd, Pengawas SMA wilayah kerja Batanghari.

Nuriwan menjelaskan, hal ini dilakukan karena dua kepala sekolah memiliki persoalan berbeda yang membuat kondisi sekolah menjadi tidak kondusif lagi.

Misalnya, Kepsek SMAN 5 Batanghari Maizerdi. Beberapa waktu lalu pengawas menindaklanjuti pernyataan Komite dan Guru agar kepsek diganti.

Pernyataan Komite dan Guru karena masa jabatan telah habis serta pengelolaan dana sekolah tidak ada traparansi.

” Ada juga dinilai sebagai kepsek yang otoriter, ada soal sumbang terkait iuran wali murid, guru juga berkerja dibawah ancaman dan juga dinilai tidak ada kesosialan antar guru,” sebut Nuriwan.

Setelah pengawas meninjau langsung dan meminta keterangan kepada kepala sekolah dan Guru yang ada di SMAN 5, bahwa hal itu tidak semuanya benar. Karena dari pengakuan Guru, ada yang terpaksa ikut menandatangai pernyataan tersebut.

” Kalau kepseknya memang sudah dua periode menjabat, secara aturan memang harus di ganti dan itu ia juga mau secepatnya ingin diganti. Akan tetapi terkait penyataan guru itu tidak semuanya memang benar, karena memang ada yang secara terpaksa ikut-ikutan,” kata Nuriwan.

Sedangkan untuk Kepsek SMAN 7 Batanghari, beberapa waktu lalu telah di evaluasi oleh pengawas Provinsi berkaitan aktivitas sekolah yang tidak kondusif.

Untuk saa ini, kata Nuriwan, pengawas telah menindaklanjuti ke Dinas Pendidikan Provinsi untuk menganti. Prosesnya saat ini sedang berjalan, dalam waktu dekat ada tim yang akan memonitoring ke SMAN 5 Batanghari.

” Bulan Oktober akan ada penilaian kerja kepala sekolah, nah setelah itu barulah prosesnya akan berlanjut,” ujarnya.

Nuriwan berharap agar dengan kondisi sekolah seperti saat ini dapa menjaga ketentraman kegiatan belajar mengajar anak. Guru maupun masyarakat yang menuntut agar dapat bersabar  menunggu proses dari dinas provinsi.

” Guru serta elemen yang ada agar dapat menjaga Suasana dilingkungan sekolah berjalan dengan baik,” pungkas Nuriwan.‎(hur)