sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Drainase di Lubuk Napal Terkesan Asal Jadi

ASAL JADI: Tampak drainase di Lubuk Napal tak selesai dan pembangunannya terkesan asal jadi. Poto:birin

Kadus Mengaku tak Dilibatkan

SAROLANGUN-Drenase yang dibangun melalui dana Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) Tahun 2017 di Dusun Suka Maju Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh terkesan asal jadi. Pantauan langsung harian ini, di lapangan, pelaksanaan pekerjaan terkesan asal-asalan dan tidak melalui perencanaan yang matang.

Baca Juga: Wow..20 M Dana Desa, 5,4 M P2DK dan 9 M ADD Belum Jelas Kegunaannya

Selain tidak memiliki penguat yakni tulang bangunan antara dua sisi dinding drenase, pembangunan drenase tersebutpun tidak selesai sesuai target. Tidak hanya itu, material drainase yang dibuat belum sampai setahun itu, sudah banyak yang terlepas karena kekurangan semen.

Jhon Heri, BPD Desa Lubuk Napal yang diketahui juga ikut dalam pembangunan proyek drainase tersebut saat dikonfirmasi oleh harian ini, mengakui belum selesainya pembangunan drainase itu karena material semen sudah habis, karena dilarikan pemilik proyek tersebut.

Baca Juga: GEMSAB Pertanyakan Laporan JCW Soal Dugaan Penyelewengan Dana Desa Panti

“Terus terang pak, saya akui draenase itu memang belum selesai. Itu tadi karena semennya tidak cukup lagi karena dilarikan orang punyo proyek ini,’’ ujar Jhon.

Sementara itu, Suwito Kepala Dusun Suka Maju Desa Lubuk Napal memaparkan bahwa, pembangunan apapun di dusun tersebut terkesan tidak pernah transparan. Tidak hanya itu, bahkan setiap musyawarahpun pihak perangkat dusun disana tidak pernah dilibatkan oleh Kepala Desa Lubuk Napal.

“Inilah hasilnyo pak, pembangunan apopun kami pihak aparat dusun ko dak pernah dikaitkan. Drenase iko salah satu contoh amburadul sekali,’’ ungkap Suwito, Kadus saat diajak memantau hasil pembangunan drainase.

Baca Juga: Penggunaan Dana Desa Di Sarolangun Belum Transparan

Pengerjaan asal jadi tidak hanya drainase, berdasarkan cerita dari beberapa warga, pembangunan gedung Taman Kanak-Kanak (TK) yang berada didesa tersebut diduga juga belum selesai, karena akibat yang sama, yakni terhenti pengerjaan karena material kurang.

Sarolangun Ekspres sudah mencoba untuk mengkonpirmasi Kepala Desa Lubuk Napal Abdul Dayan. Namun dicoba dihubungi berkali-kali melalui kontak personnya dengan nomor handphone 0813-6769-XXXX selalu bernada tidak aktif.(so30) #DANA DESA