sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

DPO Curanmor Polsek Tengah Ilir Dibekuk di Mandiangun

DIAMANKAN : Tampak Satu Orang Pelaku Curanmor  di amankan Polsek Mandiangin. Photo : wahid

SAROLANGUN – Jajaran Polsek Mandiangin kembali mengungkapkan kasus kriminal pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Kali ini, aparat mengamankan satu orang pelaku Curanmor, bernama Sidik, yang sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Tengah Ilir, Kabupaten Tebo.

Pelaku diketahui menjual hasil curian ke salah satu warga Mandiangin kabupaten Sarolangun dengan inisial (M), yang saat ini juga sudah diamankan Polsek Mandiangin bersama barang buktinya, dua unit sepeda motor jenis Mio dan Revo.

Kapolsek Mandiangin AKP Iskandar CH SH, kemarin (06/01) membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, pihak aparat Polsek Mandiangin bersama Danramil Mandiangin, hanya membantu dan membackup aparat kepolisian dari Polres Tebo, untuk menangkap pelaku.

Dan akhirnya, pada malam kemarin, pelaku berhasil di tangkap kemudian di giring ke mapolsek Mandiangin.

“Kita bersama Koramil membantu dan backup dari rekan polsek tengah ilir, untuk menangkap pelaku, yang setelah di selidiki oleh Polsek Tengah Ilir, menjual  hasil curian ke Mandiangin, Pelaku dan Barang Bukti itulah yang kami dapatkan,”katanya.

Ia juga menjelaskan, pelaku melakukan aksinya di wilayah Polsek Tengah Ilir, beberapa waktu yang lalu di dalam sebuah rumah warga, kemudian setelah berhasil mencuri, pelaku melarikan diri dan menjual ke warga di Mandiangin.

“Satu lagi ada pelaku yang menjual curiannya di Kerinci, polsek Tebo akan melakukan pengejaran ke sana. Sementara pelaku beserta barang buktinya yang kita amankan, akan di serahkan ke Polsek tengah ilir, Tebo. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan di jerat pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara di atas lima tahun,”tukasnya.

Sementara itu, Pelaku yang mengaku bernama Sidik, menyebutkan dirinya bersama rekannya sudah melakukan pencurian di Kecamatan Tengah Ilir, sebanyak dua kali. Dan menjual motor curian dengan harga yang bervariasi, ada yang seharga 3,5 juta bahkan bias lebih.

“Saya warga Teluk Remban, Pulau Rengas. Sudah Dua kali maling, di Tebo. Kalau harganya tergantung, untuk mio itu saya jual 3,5 juta. Maling dalam rumah, sama kawan pada malam hari,”tandasnya.(so31)