sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Ditingkat Petani Harga Karet Hanya Rp 7 Ribu

SAROLANGUN-Harga komoditi karet di Kabupaten Sarolangun yang beberapa bulan lalu sempat menggembirakan mencapai Rp 11.000,- per kilogram, kini malah sebaliknya terjadi. Sejak sebulan terakhir, harga karet terus menurun, bahkan saat ini hanya tujuh ribu rupiah perkilogramnya, bahkan ada yang dibawah itu.

”Kemarin saya jual dengan tengkulak enam ribu sembilan ratus,”ujar Arizal warga Sarolangun, kemarin (16/4).

Ditambahkannya, selain harganya yang terus menurun, kesulitan yang dirasakan para petani saat ini adalah cuaca sering terjadi hujan, sehingga hasil sadapan potongan karet tidak maksimal.

”Beberapa waktu lalu kebun kami terendam banjir, jadi penghasilan belum stabil, belum lagi sekarang musim penghujan dan harga turun, tambah berat beban kami,”tambahnya.

Sementara itu, Drs Kholidi Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Sarolangun saat dikonfirmasi terkait menurunnya harga karet mengatakan, melemahnya harga karet bukan hanya terjadi di Sarolangun, tapi hal ini terjadi se Provinsi Jambi, malah secara nasional.

“Melemahnya harga karet berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat, tapi Perindagkop belum bisa memastikan batas waktu rendahnya harga karet,”katanya.

Selain itu dipaparkan Kholidi, sebelumnya ketika naiknya harga karet, perserikatan perdagangan karet Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan beberapa negara produksi karet Asia, tapi apakah kerja sama tersebut berpengaruh terhadap harga komoditi karet atau tidak, pihaknya belum mengetahuinya.

“Hingga kini belum mendapat informasi, terhadap jalinan kerja sama perserikatan perdagangan karet Indonesia dengan beberapa negera produksi karet Asia, apakah masih terjalin tau tidak,”tambahnya.

Ditambahkan Kholidi, kondisi menurunnya harga karet diminta petani bersabar. Sebab, naik dan turunnya harga karet dinilai hal yang biasa terjadi sejak dulunya.

‘’Janganlah menjadi ganjalan begai petani untuk mengalihkan fungsi lahan, lantaran menurunnya harga karet, tapi kondisi ini, petani harus bersabar,”pungkasnya.(so10)