sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Diskannak Sesalkan Rusaknya Proyek Kolam di Batang Asai

RUSAK: Tampak proyek kolam di Desa Bukit Berantai yang sudah rusak padahal baru dibangun. Poto:wahid

SAROLANGUN–Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Sarolangun menyesalkan rusaknya kolam ikan di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai. Padahal baru selesai dibangun melalui proyek Cetak Kolam menggunakan DAK Dinas Perikanan dan Peternakan 2016.

Kabid Perikanan dan Sumber Daya Perikanan (SDP), Nelly Marlina, kepada media ini saat dikonfirmasi kemarin (25/04) mengakui hal tersebut, dirinya mengaku baru mendapatkan laporan dan juga adanya pemberitaan di media massa, mengenai kerusakan cetak kolam tersebut.

“Iya, kita dapat laporan dari Kades langsung, cetak kolam sudah rusak, padahal baru dibangun, dan juga saya melihat pemberitaan di Koran,’’ katanya.

Dijelaskannya, proyek pembangunan cetak kolam tersebut dilakukan pertengahan 2016 lalu, selama 120 hari terhitung mulai Agustus dengan waktu masa pemeliharaan selama 180 hari setelah pembangunannya selesai, itu artinya akhir bulan ini akan menjadi masa terakhir pemeliharaan.

Selain itu, dalam pembangunan proyek cetak kolam sebanyak 5 unit tersebut mengeluarkan anggaran sebesar Rp 440 Juta dari DAK di Dinas Perikanan dan Peternakan.

“Paket 2016 cetak kolam, pelaksananya CV Arif Cipta Karya, kontraktor Thabroni, dengan anggaran Rp 440 juta, ada lima kolam, namun dari laporan ada satu kolam yang rusak,’’ jelasnya.

Ia juga menjelaskan, bahwa dari keterangan laporan yang ia dapatkan, bahwa kerusakan itu terjadi sudah lama, dimana adanya oknum warga yang sengaja melakukan pengrusakan, namun informasi itu masih belum bisa dipastikan.

“Penyebabnya dari informasi ada tangan jahil yang mencongkel, disengaja, akhirnya jebol,’’ sebutnya.

Selain itu, dengan rusaknya cetak kolam tersebut, sampai saat ini tidak bisa difungsikan dengan baik, meskipun sumber airnya yang bagus namun belum ada bibit ikan yang ditabur sehingga tidak bermanfaat untuk masyarakat.

“Tidak ada ikan di kolam, sehingga tidak bermanfaat bagi masyarakat padahal sumber airnya sangat bagus,’’ tambahnya.

Ia juga menegaskan, berdasarkan laporan tersebut, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana proyek cetak kolam tersebut, jika tidak ada tanggapan maka pihaknya akan menyurati dan akan memberikan ketegasan sesuai aturan.

“Sudah secara lisan via telepon, kalau tidak ada tanggapan kita akan surati,’’ tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Sarolangun Bambang Gunawan, politisi Partai PPP Dapil IV (Limun, CNG, dan Batang Asai), menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap pembangunan cetak kolam di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai yang sudah rusak padahal baru dibangun.(so31)