GERBANG INFORMASI KITO

Dinilai tak Normal, SD 213 Sepintun Disorot

DISOROT : SDN 213/ VII Dusun Tran III di desa Sepintun Pauh. Photo : birin

SAROLANGUN- SDN 213/VII Dusun Tran III Desa Sepintun Kecamatan Pauh, salah satu sekolah yang jauh dari pusat kota ini, menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas belajar dinilai tidak normal, layaknya seperti sekolah yang lainnya.

Pasalnya, sekolah yang hanya memiliki 3 (Tiga) lokal saja itu, menurut keterangan para warga Tran 3 (Suku Anak Dalam) desa Sepintun, bahwa kepala sekolah dari sekolah tersebut tidak pernah datang melainkan pada saat Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dicairkan.

“Kepala sekolahnyo bae dak pernah datang bang, kalau cirinyo datang palingan waktu dana BOS cair. Kalau daktu dak pernah dating,”ujar Ismail Kepala Dusun tran 3 itu.

Tidak hanya itu, ismail juga mengatakan para siswa SDN 213 tersebut selain tidak pernah mendapat perhatian dari kepala sekolah disitu. Namun perihal yang sama juga berlaku pada para guru PNS yang mengajar di sekolah itu.

“Guru PNSnyo jugo macam itu bang. Macam mano anak kami sekolah ko nak maju kalau kepala sekolah dengan gurunyo yang macam itu,”tambahnya lagi.

Sementara berdasarkan perihal tersebut, wartawan sarolangun ekspres mengkofirmasi kepada pihak dinas pendidikan kabupaten Sarolangun.

H Harun, kabid Dikdas mendengar adanya hal tersebut akan melakukan kroscek kelapangan dan mencoba untuk berkomunikasi dengan kepala sekolah disana dan ia mengatakan andai saja ini benar kepala sekolah tersebut bisa saja akan digantikan.

“Nanti kita kroscek ke lapangan. Nanti kalau ini benar kita akan berhentikan dan digantikan dengan kepala sekolah yang baru,”ujarnya.

Ucapan yang sama juga keluar dari sekdin Pendidkan Murtoyo. Dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun kelapangan untuk emlihat keadaan sekolah tesebut.

“Kalau begitu secepatnya akan kita datangi sekolah itu.”ucap singkat murtoyo.

Kunjungan langsung harian ini kesekolah tersebut tanpak sekolah yang hannya memiliki tiga lokal saja itu memiliki ruangan kelas yang bersekat atau berbataskan papan triplek sehingga tak jarang dengan keadaan demikian para siswa seringkali dialihkan belajar dimadrasah yang terletak tidak jauh dari sekolah tersebut.(so30)