GERBANG INFORMASI KITO

Dinas TPHP Sarolangun Gelar Musrenbangtan Tahun 2019

Menyanyikan lagu Indonesia Raya

SAROLANGUN-Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Sarolangun, Jumat  (22/03) menggelar kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian (Musrenbangtan) tahun 2019, di aula Dinas TPHP.

Kegiatan itu dibuka Asisten II Ir Dedy Hendry, MSi, dan dihadiri langsung Peltu Kepala Dinas TPHP Helmi, SH, MH, Sekretaris Dinas TPHP Ir Jaskal Satria, MM, beserta jajarannya, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, serta dinas terkait, para camat, BP3K, para kelompok tani serta nara sumber dan tamu undangan lainnya.

Peltu Kadis TPHP, Helmi, mengatakan kegiatan Musrenbangtan ini diikuti sebanyak 40 orang peserta dari seluruh kecamatan, terdiri dari kelompok tani, penyuluh BP3K dan para Camat. Sebelumnya, Musrenbangtan dilakukan dari bawah, melalui para kelompok tani di desa hingga ke tingkat kecamatan hingga selanjutnya semua usulan dihimpun di tingkat Kabupaten.

Dedy Hendry dan Helmi

“Usulan perencanaan pertanian perlu dikaji di tingkat Kabupaten, maka kita harap dalam kegiatan ini para peserta menyampaikan usulan dan presentasi dari usulan kecamatan lalu dibahas bersama,” katanya.

Helmi menjelaskan, bahwa Musrenbangtan ini juga dilaksanakan dalam rangka menginventarisir masalah, dan menampung aspirasi dalam menyusun pembangunan pertanian yang prioritas untuk dilaksanakan melalui dana APBD.

“Tujuannya untuk memadukan program diluar dan dalam sektor pertanian, sehingga rumusan sesuai kebutuhan masyarakat dan pembangunan pertanian tahun 2020 dengan fokus jagung, padi, kedelai, bawang merah, kopi dan coklat,” katanya..

Sementara Asisten II Dedy Hendry mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tahun 2020 berupaya dalam mewujudkan kedaulatan pangan, sehingga bisa mencapai swasembada pangan dari berbagai sektor di bidang pertanian, bidang perikanan serta bidang peternakan.

“Apa-apa yang menjadi usulan dan harapan masyarakat tentu adalah dalam rangka mencapai kedaulatan pangan. Kedepan kita harus mendorong nilai tukar petani di atas 100 persen, karena kalau berada di bawah petani akan rugi. Peningkatan produksi, kualitas, sektor industri pengolahannya,” katanya.

Sekretaris Dinas TPHP Jaskal, para Camat, BP3K, Kelompok Tani dan tamu undangan

Katanya, bahwa masyarakat selama ini masih berpikir dalam sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan sendiri, tapi kedepan bagaimana harus mendorong masyarakat dalam melaksanakan komoditi beras yang bisa menjanjikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Sarolangun.

“Kita perlu bersama-sama berkomitmen untuk mendorong pencapaian kedaulatan pangan. Kita telah banyak kegiatan cetak sawah, dan irigasi dalam skala besar di Cermin Nan Gedang, tolong bantu untuk bisa mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Di Batang Asai, sawah harus jadi andalan. Kami harap ada beras yang bermerek dari batang asai,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Musrenbangtan dengan membahas usulan dari desa, kecamatan, dan BP3K kecamatan, yang dipandu oleh Peltu Kepala Dinas TPHP Helmi serta jajarannya. (so31)