sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Diduga Pungli E-KTP Merambah ke Mentawak Ulu

pungliSAROLANGUN-Praktek pungutan liar dalam pembuatan E-KTP kian menjadi-jadi. Kali ini diduga terjadi di Desa Mentawak Ulu Kecamatan Air Hitam, warga dikenakan biaya pembuatan KTP mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu perorang.

Berdasarkan penelusuran langsung Wartawan Sarolangun Ekspres ke Desa Mentawak Ulu, bahwa pungutan liar tersebut dilaksanakan oleh Sekdes Desa Mentawak Ulu dengan nama panggilan Huda.

Kades Mentawak Ulu, Sangat, kepada Koran mengatakan bahwa segala urusan pembuatan KTP di desanya diurus semua oleh Sekdesnya.

“Saya tahu itu, (pungli, red) tapikan semuanya diurus sama Sekdes saya,’’ ucap Sangat singkat ketika didatangi ke kediamannya di Desa Mentawak Ulu.

Sangat juga menyebutkan, bahwa penanganan pembuatan KTP didesanya itu juga langsung ditangani dari pihak oknum petugas Dinas Dukcapil Sarolangun.

‘’Yang nanganinya orang Dukcapil langsung yang datang kesini, bapak Pauzi namanya,’’tambahnya lagi.

Sukirman, salah seorang warga Desa Mentawak Ulu kepada harian ini mengatakan, dirinya salah seorang yang merasa sangat dirugikan oleh pihak Dukcapil dan Sekdes Desa Mentawak Ulu. Sebab, untuk uang pengurusan KTP terpaksa meminjam uang tetangganya dikarenakan biaya pembuatan KTP didesanya terlalu mahal.

‘’Katanya buat transportasi petugas pembuatan KTP itu, tapi kalau sudah satu orang 150.000 rupiah itu bukan lagi transport itu, bayangkan saja pak wartawan, kemarin kami satu rumah 5 orang wajib KTP bearti sudah 750.000 rupiah saya keluarkan uang, jadi kemarin itu terpaksa saya pinjam sama tetangga, mana ekonomi sulit sekarang, waduh,” ucap dirinya sedikit kesal.

Tak hanya Sukirman yang mengalami kerugian itu, akan tetapi ribuan warga Desa Mentawak Ulu merasakannya, diperkirakan dari hasil pungli tersebut mencapai angka jutaan rupiah.

Namun ketika Sarolangun Ekspres ingin mengkonfirmasikan kepada Fauzi, Kabid Dukcapil Sarolangun, ia tidak berada  kantor.(so30)

[survey id=416046903]