sarolangunonline.com
Gerbang Informasi Kito

Diduga PT PAM Panen Buah Sawit Milik Negara

SAROLANGUN-PT PAM yang berada di Desa Sepintun Kecamatan Pauh diduga memanen buah sawit di lahan yang bukan haknya lagi. Menurut informasi yang dirangkum dari warga Sepintun, lahan sawit tersebut bukan lagi milik PT PAM, karena lokasi penanaman sawit berada di kawasan Hutan Produksi (HP). Sementara PT PAM sendiri tak memiliki izin untuk menggarap kawasan Hutan Produksi tersebut.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan, tahun 2014 yang lalu, Pengadilan Negeri Sarolangun sudah memvonis bersalah Robert Hong yang dikenal dengan nama akrapnya Ahong selaku Manager PT PAM karena telah menggarap kawasan Hutan Produksi tanpa izin dari pemerintah.

‘’Jadi PT PAM tak lagi punya hak untuk menggarap ataupun memanen buah sawit yang masuk dalam kawasan HP,’’ kata RN (41) salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.

RN juga mengatakan, belakangan marak pemanenan sawit yang mengatasnamakan PT PAM sehingga hanya menguntungkan oknum-oknum tertentu.

‘’Kami tahu, itu sawit milik Negara, kenapo PT PAM masih mamanennyo, kami jugo heran bang, sudah jelas-jelas tahun 2014 lalu Ahong, manager PT PAM bae dak brani lagi manen buah sawit disitu kareno sudah tersandung kasus hukum tadi, gara-gara menerobos hutan HP, nah kini ado orang mengatas namakan PT PAM masih manen sawit itu, berarti maling namonyo bang,” jelas RN.

Kades Sepintun Ibrahim, kepada harian ini memperkuat dugaan adanya PT PAM yang hingga saat ini masih memanen buah sawit yang berada di Kawasan Hutan Produksi Desa Spintun, dan dirinya juga menyebutkan nama oknum pihak PT PAM yang memanen sawit tersebut.

‘’Itu memang pohon sawit milik negara pak, dan memang laporan masyarakat, Cik Man (Arrahman, red) yang menyuruh anak buahnya memanen buahnya dan mereka digaji, itu yang saya tahu, dan saya jugo pernah melihat anak buahnya manen buah sawit yang di pinggir jalan,’’ ucap Kades Spintun itu.

Informasi yang dapat dirangkum oleh Sarolangun Ekspres, PT PAM belum memiliki izin resmi. Sementara pelaku diduga dari pihak PT PAM adalah oknum bernama Arrahman atau kerap dipanggil cik man yang bertempat tinggal di Kelurahan Pauh Kecamatan Pauh.

Sementara itu Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Ir Joko Susilo, ketika dikonfirmasi soal status lahan yang dipersoalkan mengatakan, bahwa saat ini pohon sawit yang berada dikawasan Hutan Produksi tersebut adalah milik Negara, dan tidak dikuasakan atau tidak ada pengelolanya hingga saat ini, dikarenakan lahan tersebut masih dalam proses Hukum.

‘’Lahan itu memang milik Negara, sudah diputuskan di pengadilan dan sampai saat ini tidak ada yang punya kuasa untuk mengelola hutan itu, apalagi PT PAM. Tolong ya, kalau ada Oknum dan siapa saja mereka yang berani memanen buah sawit di kawasan itu, laporkan aja,’’ tegas Joko Susilo kepada harian ini melalui telepon seluler.(so30)